Cerpen : Daun Semanggi hingga Revolver oleh Tiqom Tarra

Daun Semanggi AKU tidak ingat kapan pertama kali anak kecil itu muncul dalam mimpiku. Namun, akhir-akhir ini dia selalu hadir kapan pun aku tertidur; siang maupun malam. Kami selalu di tempat yang sama. Itu adalah sebuah taman dengan tanah lapang yang hijau. Di sebelah kiriku ada hutan lebat seperti hutan di sebuah film favoritku. Anak … Baca Selengkapnya

Cerpen : Dari Teluk Terima kepada Dewa-dewa oleh Tiqom Tarra

Langit berubah kelam dan bumi terguncang saat itu pula istrimu, Ni Layonsari, tahu bahwa sesuatu telah terjadi padamu. Perempuan yang baru tujuh hari kau persunting itu telah lama mendapat firasat buruk tentangmu. ”Linuh, linuh!” Orang-orang berlarian menuju tempat yang lebih tinggi. Namun, tidak dengan istrimu. Ni Layonsari menatap langit kelam dengan guntur bersahut-sahutan, meratap kepada … Baca Selengkapnya

Cerpen : Dari Teluk Terima kepada Dewa-dewa oleh Tiqom Tarra

LANGIT berubah kelam dan bumi terguncang. Saat itu pula istrimu, Ni Layonsari, tahu bahwa sesuatu telah terjadi padamu. Perempuan yang baru tujuh hari kau persunting itu telah lama mendapat firasat buruk tentangmu. “Linuh, linuh!” Orang-orang berlarian menuju tempat yang lebih tinggi. Namun, tidak dengan istrimu. Ni Layonsari menatap langit kelam dengan guntur bersahut-sahutan, meratap kepada … Baca Selengkapnya

Cerpen : Bayi dan Bangau oleh Tiqom Tarra

Kau sedang bercukur ketika Ben, suamimu, berteriak bahwa seekor bangau tong-tong telah membawakan seorang bayi untuk kalian. Kau yang tengah sibuk dengan kegiatanmu di kamar mandi hanya berdecak hingga Ben membuka kamar mandi dan menunjukkan bayi merah itu ke hadapanmu. ”Seekor bangau tong-tong yang membawakannya untuk kita! Ini pasti bayi dari surga yang Tuhan kirim untuk kita, Sayang!” Kau … Baca Selengkapnya

Cerpen : Aroma Kopi Surga oleh Tiqom Tarra

Tak ada kopi di surga, di sana hanya ada sungai susu dan madu. Itu yang aku dengar dari orang-orang. Kalau begitu, datanglah ke surgaku. Akan aku buatkan secangkir kopi yang jika lidah dan indera penciumanmu rusak sekali pun, kau tak akan bisa menyangkal kelezatannya. Akan kualiri kerongkonganmu dengan hitamnya cairan kopi yang kental, dan akan … Baca Selengkapnya