Cerpen : Km 83 oleh Raudal Tanjung Banua
SUNGGUH di luar “nurul” kata orang-orang sekarang. Setiap tahun, Jalan Lintas Timur Sumatera (lazim ditulis “Jalintim”) di Km 83 selalu terendam banjir. Artinya, belum ada yang dilakukan pemerintah untuk membebaskannya dari kutukan menahun itu. Setiap kali orang berkata, “Tahun ini paling parah; kendaraan antre sampai dua atau tiga jam.” Tahun berikutnya, “Ini paling parah! Antrenya … Baca Selengkapnya