Cerpen : Pil Mimpi oleh Dody Widianto
Ternyata kami berjumpa untuk berpisah. Setelah persidangan singkat itu, ayah melambaikan tangan untukku. Tiba-tiba ada yang berembun di sudut mata. Harapan dan mimpi menjadi penyanyi yang pernah kami ceritakan dulu saat berboncengan sepeda bersama ke sekolah hingga sepatuku kadang loncat terlepas, bermain busa-busa dalam ketelanjangan saat mandi sambil mengepalkan tangan ke angkasa, berjanji akan jadi … Baca Selengkapnya