MENURUT primbon, Bapak percaya hari ketiga selanjutnya dari weton kelahiran adalah hari sial yang sudah ditakdirkan. Sejujurnya, di era yang serba digital ini, aku kadang meragukan isi buku primbon yang diwariskan Eyang Kakung. Namun, Bapak selalu berujar, orang Jawa itu punya ilmu titen, ajaran yang meyakini jika segala sesuatu akan terjadi karena pemahaman yang dulu-dulu selalu begitu. Termasuk ketika Bapak mendadak seolah meramal jika hari Sabtu besok, jika tidak hati-hati, ia akan ketiban sial.