Siang makin terik. Benang-benang matahari makin mencakar-cakar kepala. Di puncak tiang lampu perempatan itu masih menyala merah. Di bawah tiang besi, rongsokan kendaraan yang remuk menumpuk tinggi. Hilir-mudik kendaraan yang memotong ke…
Indeks Sastra Cerpen di Indonesia
Siang makin terik. Benang-benang matahari makin mencakar-cakar kepala. Di puncak tiang lampu perempatan itu masih menyala merah. Di bawah tiang besi, rongsokan kendaraan yang remuk menumpuk tinggi. Hilir-mudik kendaraan yang memotong ke…