Dengan senapan di tangan, Santo, lelaki setengah baya bertubuh kekar berambut cepak itu, berhasrat menyusup hutan lereng Gunung Merapi: berburu macan. Orang-orang desa yakin benar bila kambing-kambing mereka mati dan terluka diterkam…
Tag: S Prasetyo Utomo
Cerpen : Warung Kopi Salindri oleh S Prasetyo Utomo
DI tepi jalan yang melintasi Lembah Kelelawar berdiri warung kopi Salindri. Warung itu didatangi para pelanggan. Mereka memesan kopi, makan pisang goreng, dan ketan dilumuri serundeng kelapa. Mereka melepas penat setelah seharian…
Cerpen : Pohon Kahyangan oleh S Prasetyo Utomo
DARI warung kopi Mak Yah terdengar percakapan lirih dua lelaki setengah baya. Suro Kolong dan Panji Rangsang duduk bersebelahan, memesan kopi hitam kental. Menyesap nikmat kopi pelan-pelan dari lapik. Mereka meninggalkan warung…
Cerpen : Bulan di Pangkuan oleh S Prasetyo Utomo
PENUH gairah Surti meninggalkan rumah, berlari menuju Lembah Kelelawar. Di tangannya tergenggam tangkai kembang mawar merah rekah. Bulan bulat penuh. Tetapi, lembah itu gelap dinaungi pepohonan sonokeling, jati, dan munggur yang lebat,…
Cerpen : Dua Orang Tamu oleh S Prasetyo Utomo
DI Dalam warung kopi Salindri terdengar percakapan dua lelaki setengah baya. Kiai Muhaya dan Suro Kolong menjadi pengunjung paling pagi. Mereka berjanji bertemu di warung kopi Salindri sebelum melakukan perjalanan ke pedepokan…
Cerpen : Mata Seorang Pemanah oleh S Prasetyo Utomo
DALAM gelap malam, Kakek melangkah gagah. Menjauhi pergelaran wayang kulit. Menuju ladang jagung. Aku mengikuti langkahnya memasuki gubuk kecil. Menyalakan api pada ranting-ranting kering, membakar jagung. Bu Lik Kanti—anak bungsu Kakek yang…
Cerpen : Penakluk Begal oleh S Prasetyo Utomo
KULIHAT Kiai Muhaya memandang tajam wajah Kakek, lepas isya, di pelataran surau. “Apa benar Dul Manan jadi begal hutan Gandapati?” Tak terdengar nada menuduh dalam suara Kiai Muhaya. Namun, Kakek tampak sungkan,…
Cerpen : Penyanyi Cilik Merindukan Ayah oleh S Prasetyo Utomo
DI bawah panggung itu, Laila, gadis kecil 9 tahun, mulai tampak mengantuk. Hampir tengah malam. Ia tinggal menunggu Surti, ibunya, naik panggung untuk menyanyikan lagu terakhir. Tanah lapang itu masih dipenuhi orang-orang…
Cerpen : Lelaki Tua di Kursi Roda oleh S Prasetyo Utomo
DUDUK di kursi roda, lelaki tua didorong lelaki gondrong. Masih gelap Subuh, lelaki gondrong itu mendorong kursi roda lelaki tua melintasi depan taman apartemen pada musim bunga tulip. Mereka mengikuti langkah pensiunan…
Cerpen : Kuda Bersayap di Taman Tulip oleh S Prasetyo Utomo
“KAU pernah lihat tulpar [1] yang terbang dengan sayap bercahaya menghampirimu?” tanya pensiunan polisi pada Akila, anak perempuannya, yang tengah hamil sembilan bulan. Akila berada di apartemen pensiunan polisi. Mereka berdua duduk…