Kedatangan dua truk reo siang itu membuat saya benar-benar terkejut. Saya melihat orang-orang berbaju loreng melompat terburu-buru dan lalu menggedor pintu rumah kami. Saat itu saya sedang menempel stiker Superman di kaca…
Tag: Tin Miswary
Cerpen : Lima Belas Menit sebelum Neraka Membuka Mulutnya oleh Tin Miswary
PERTEMUAN terakhirku dengan laki-laki itu berlangsung singkat. Sangat singkat, hanya lima belas menit, sebelum kepalanya dipenggal orang-orang dan lalu tubuhnya jatuh terjerembab bersama genangan darah yang terus mengusik tidurku bertahun-tahun. Aku sendiri…
Cerpen : Kalau Kepalamu Dipegang Orang, Martabatmu Jatuh oleh Tin Miswary
HUJAN masih deras ketika Abdul Gani duduk termangu di teras rumahnya sore itu. Laki-laki sepuh itu duduk pada sofa tua dengan beludru yang sudah koyak dan busa yang menyembul. Kedua bola matanya…
Cerpen : Harimau Liar di Hari ”Meugang” oleh Tin Miswary
Andah duduk termenung di ambang pintu, di gubuk reyot peninggalan orangtuanya. Syukur di kampung itu tak pernah terjadi badai, hanya kesiur angin sepoi-sepoi dari hamparan sawah yang terbentang luas di belakang gubuk….
Cerpen : Guru Mud oleh Tin Miswary
Derap langkah serdadu terdengar jelas hingga ke ruang kelas. Orang-orang berbaju loreng itu menuju ruang guru yang tak jauh dari gerbang sekolah. Dari balik jendela kaca yang sudah mulai kusam, Guru Mud…
Cerpen : Buruan Terakhir oleh Tin Miswary
SENJA telah menepuk ufuk. Gumpalan mega merah masih tampak berjaga-jaga. Sesaat lagi ia pun segera enyah ditelan malam. Azan Maghrib di pucuk-pucuk menara mulai bergema memecah keheningan, memanggil hamba-hamba Tuhan untuk segera…