EL, dahan pohon mimba ini tak pernah behenti dihempas angin. Berserakan daun-daunnya ke arah engkau lewat dekat jalan ini. Di sinilah aku berlindung. Berlindung dari segala perih yang timbul atas nama cinta….
Bulan: Desember 2022
Cerpen : Pelat Nomor Jatuh di Depan Warung Kopi oleh Suharsono AQS
POHON randu yang berusia belasan tahun itu masih berdiri kokoh. Batangnya yang bercabang dipenuhi dengan buah yang berwarna hijau itu bergelantungan tertiup angin. Seribu kebaikan, bahkan lebih, ia berikan kepada warga kampung…
Cerpen : Tenggelam di Bukit oleh Rizqi Turama
”Alangkah lucunya rumah kita tenggelam di tempat yang disebut orang ’Bukit Besar’, sementara mereka yang menetap di ’Rawa Bebek’ aman-aman saja ketika hujan menghantam.” ISTRIKU mencerocos senewen. Aku diam. Dia berlebihan, tentu…
Cerpen : Tidak Ada Perayaan Hari Ini oleh Rara Yangsen
WAJAHKU bersih dan terang. Aku belum berias. Hari ini umurku tepat mencapai tiga puluh tujuh tahun. Dan kabarnya, mereka akan merayakan peringatan usiaku di sebuah hotel. Mereka, bukan aku. Aku tak pernah…
Cerpen : Angin dari Laoetan oleh Handry TM
SEBUAH malam pada akhir tahun 1961. Rumah Tek Siang mulai dikerumuni banyak orang. Ada yang melongok di pintu gerbang, tidak sedikit yang masuk dan langsung duduk di lantai yang dibangun menyerupai kursi…
Cerpen : Melangun Luka
DI tepi sungai Batang Asai yang mengering, perempuan muda itu mengisi air ke dalam bambu. Sesekali ia menatap langit. Cahaya matahari merah redup berkeridip, membuat sepasang mata mungilnya menyipit. Ia terdiam. Langit…
Cerpen : Sepasang Orang Mati oleh Dadang Ari Murtono
“JANGAN disentuh,” kata perempuan itu. Dan si lelaki mundur selangkah. “Ini hanya kalung,” kata si lelaki kemudian. “Memangnya apa yang akan terjadi kalau aku menyentuh kalung ini?” “Kau akan kembali hidup,” jawab…
Cerpen : Arisan Covid oleh Rinal Sahputra
“JUMLAH kematian meningkat usai program vaksin? Mana buktinya? Bu Jessica jangan seenaknya menyebarka hoax ya!!” Bu Mirna setengah berteriak dengan mata melotot ke arah Bu Jessica. “Ini silahkan dibaca sendiri! 1.511 nakes…
Cerpen : Memoar Luka Seorang Wanita dan Pisaunya oleh Danang Febriansyah
DIA adalah calon suamiku yang ketiga. Tapi kedatangannya yang manis dengan membawa segepok janji yang nyaris diwujudkan itu hanya akan membawa kabar buruk. Dan pada saat itu, aku sudah tak mengenakan sifat…
Cerpen : Perkutut oleh Dody Widianto
DUA hari yang lalu, burung perkutut milik Rhien tiba-tiba mati. Tanpa memberitahu tanda-tanda burung itu sakit atau apa. Ibu Rhien ingat betul pesan dari bapaknya dulu, burung perkutut selalu membawa pesan dari…