”A-chan! Bangun, A-chan!” Kudapati ibu mengguncang-guncang bahuku. ”Ada apa, Bu? Aku harus tidur, kebagian jaga malam di minimarket nanti!” Ibuku menampilkan wajah kaget bukan main, keringat membasahi pelipisnya. Meski sudah bangun, ibu…
Bulan: Juni 2024
Cerpen : Lencana oleh Intan Andaru
BILA malam tiba di kamar Engkong yang dipenuhi aroma minyak angin, kami merapat di balik selimut salurnya. Telah kami dengar berkali-kali cerita mengenai lencana, namun kisah itu selalu hangat seperti baru pertama…
Cerpen : A Kim dan Paman Bong Sin Bu oleh Aris Kurniawan
Dua bulan menjelang ujian nasional ketika bencana itu datang menghampiri A Kim. Putri kesayangan pemilik perusahaan penyewaan alat berat penambangan timah itu telat datang bulan. Dia panik begitu melihat hasil test pack menunjukkan dua…
Cerpen : Sepatu Baru oleh Fitri First Nova Butar Butar
PADA suatu hari ada seorang anak perempuan yang bernama Anisa. Saat ini dia berumur 15 tahun. Dia adalah seorang anak yatim piatu, orang tuanya sudah meninggal sewaktu dia masih kecil dan saat…
Cerpen : Dongeng Ibu dan Tukang Sepatu di Ujung Jalan oleh Marliana Kuswanti
Tukang sepatu di ujung jalan itu mengingatkan Satrio akan ayahnya. Masih terang dalam ingatannya, saat ayahnya yang seorang tukang sepatu pamit bekerja. Tepat di ujung jalan itulah, ayahnya menunggu orang-orang yang membutuhkan…
Cerpen : Bleg-Bleg Thing oleh Anisa Aprilia
GEMERCIK gerimis beralun dengan dinginnya udara pedesaan. Sebuah rumah sederhana dengan sumur tua di sampingnya melengkapi tanah yang basah. Sepasang kutilang yang kasmaran tak kalah dengan dua sejoli yang belum lama menikah….
Cerpen : Musim Semi di Kisufim Road oleh Benny Arnas
Di bawah kepak burung-burung nasar yang lalu-lalang di angkasa, Fillia dan Abram beradu pandang pada sebuah senja di halte 21 di tepi Kisufim Road, jalan raya yang memanjang dari perbatasan Gaza hingga…
Cerpen : Berperang dengan Pikiran oleh Nadia Yasmin Dini
BERITA perceraiannya sudah menyebar luas hingga satu desa. Keretakan rumah tangga yang selama ini Zia sembunyikan di depan para tetangganya telah terbongkar. Itu sebabnya, selama berjam-jam Zia hanya duduk menatap dirinya sendiri…
Cerpen : Kuda Pirang Montana oleh D Hardi
SESUNGGUHNYA tiada perjumpaan yang kebetulan, dan percayalah, bila suatu hari kau berjumpa si Kuda Pirang Montana, yang bakal kau hadapi hanya sejuta penderitaan. *** APA yang lebih berbahaya dari seorang penembak ulung…
Cerpen : Mitos oleh Arif Khilwa
“AKU ingin mati bersamamu,” ucap Lastri ditengah-tengah melamun. Hembusan angin malam menerpa wajah dua orang tua yang duduk berdampingan di sebuah kursi panjang yang terbuat dari bambu di teras rumahnya. “Kau ini…