Odin MUSIM dingin tiba-tiba membekukan wilayah Arktika[1]. Tak ada lagi yang sanggup meninggali Eranvej, kota yang sebelumnya hangat dan hijau itu. Sudah beberapa hari ini matahari tampak buram, seperti terpantul pada permukaan kolam…
Cerpen : Katanya Saya Tak Akan Bosan oleh Ni Komang Ariani
MULAI hari ini, saya akan menyibukkan diri pada hal-hal yang menurutnya penting. Saya akan rajin mengeramas rambut saya dengan sampo berbahan lidah buaya. Saya akan rajin merawat wajah saya dengan ramuan bunga mawar….
Cerpen : Seragam oleh Aris Kurniawan Basuki
Lelaki jangkung berwajah terang yang membukakan pintu terlihat takjub begitu mengenali saya. Pastinya dia sama sekali tidak menyangka akan kedatangan saya yang tiba-tiba. Ketika kemudian dengan keramahan yang tidak dibuat-buat dipersilakannya saya…
Cerpen : Dua Wajah Ibu oleh Guntur Alam
Perempuan tua itu mendongakkan wajah begitu mendengar desingan tajam di atas ubun-ubunnya. Di langit petang yang temaram, ia melihat lampu kuning, hijau, dan merah mengerjap-ngerjap pada ujung-ujung sayap pesawat terbang. Deru…
Cerpen : Tangan-Tangan Buntung oleh Budi Darma
Tidak mungkin sebuah negara dipimpin oleh orang gila, tidak mungkin pula sebuah negara sama-sekali tidak mempunyai pemimpin. Selama beberapa hari terakhir, sementara itu, semua gerakan baik di dalam negeri maupun di…
Cerpen : Serayu, Sepanjang Angin Akan Berembus… oleh Sungging Raga
”Sabarlah, tunggu sampai senja selesai. Dan kau boleh tak mencintaiku lagi setelah ini.” Serayu, seindah apakah senja yang kau bilang mengendap perlahan-lahan di permukaan sungai sehingga tampak air yang hijau itu…
Cerpen : Hening di Ujung Senja oleh Wilson Nadeak
Ia tiba-tiba muncul di muka pintu. Tubuhnya kurus, di sampingnya berdiri anak remaja. Katanya itu anaknya yang bungsu. Kupersilakan duduk sambil bertanya-tanya dalam hati, siapa mereka berdua? “Kita teman bermain waktu kecil….
Cerpen : Kabut Ibu oleh Mashdar Zainal
Dari kamar ibu yang tertutup melata kabut. Kabut itu berjelanak dari celah bawah pintu. Merangkak memenuhi ruang tengah, ruang tamu, dapur, kamar mandi, hingga merebak ke teras depan. Awalnya, orang-orang mengira…
Cerpen : Tukang Pijat Keliling oleh Sulung Pamanggih
Sebenarnya tidak ada keistimewaan khusus mengenai keahlian Darko dalam memijat. Standar tukang pijat pada layaknya. Namun, keramahannya yang mengalir menambah daya pikat tersendiri. Kami menemukan ketenangan di wajahnya yang membuat kami…
Cerpen : Perempuan Balian oleh Sandi Firly
Sebelum peristiwa malam itu yang akan kuceritakan nanti, Idang dikenal sebagai perempuan kurang waras. Kerap mengamuk kesurupan, dan meracau menceritakan tentang mimpi-mimpinya yang aneh. Kepada orang-orang ia sering mengatakan, ”Ada ular-ular…