DERITÂ rem disusul empat bantingan pintu oto. Pasti Babah Sun dan teman-teman. Terlambat. Syaraf tubuh bagian bawahku mulai enggan mematuhi perintah otak. Rasa dingin menjalar ke seluruh tubuh. Aku akan mati. Mereka akan menemukan tubuhku berkubang darah. Menyusul si durjana. Sekuat tenaga kuangkat leher. Ah, tak tersisa gerumbul otot yang sepakat dengan kehendak ini. Syukurlah kedua […]