Hanya dalam hitungan hari, tanpa sebelumnya aku mengerti dan tanpa rencana pribadi, aku dibawa oleh orang-orang yang berbeda melewati sejumlah area yang sangat jarang kususuri, namun akhirnya malah membuka kembali album kenanganku…
Tag: Luhur Satya Pambudi
Cerpen : Mengapa Ada Cobek di Atas Tudung Saji oleh Luhur Satya Pambudi
Setiap orang yang pernah masuk ke ruang makan kami akan melihat sesuatu yang cukup aneh di atas meja. Hal itu sudah pasti membuat mereka penasaran. Sungguh wajar belaka apabila lantas menyembulkan satu…
Cerpen : Beruntungnya Pak Joyo oleh Luhur Satya Pambudi
Bagaimanapun beratnya cobaan atau susahnya menjalani hidup, jika hati senantiasa bersyukur dan bersabar, serta benak memandang segala sesuatunya dengan baik, kehidupan pun tak segelap yang dibayangkan orang. Malah justru jalan terang yang…
Cerpen : Gadis yang Suka Meminjamkan Buku oleh Luhur Satya Pambudi
Sekiranya aku tidak pernah mendapat pinjaman sejumlah buku dari dirinya, barangkali aku tidak pernah mengenal nama Paulo Coelho dengan karya fenomenalnya Sang Alkemis atau hanya mengetahui Jostein Gaarder sebatas Dunia Sophie. Bahkan jika belakangan aku…
Cerpen : Pertemuan 17 Tahun Kemudian oleh Luhur Satya Pambudi
Tujuh belas tahun silam, kaulah gadis cantik yang paling kukagumi. Yang paling kerap membuat berbunga-bunga di hati, yang paling sering kutulis namanya di diary. Padahal, yang kulakukan sebatas memandangimu. Kadang kurasa kau…
Cerpen : Sebelum Berjalan Sendiri oleh Luhur Satya Pambudi
Baru kupahami kini mengapa mendiang Bapak, Ibu, Paklik Totok, maupun Mbak Nia dahulu paling enggan hadir dalam pertemuan keluarga besar yang menyinggung masalah warisan. Bahkan mereka memilih menuruti apa pun keputusan yang…