PERTEMUAN singkat yang baru berlangsung sekitar sepuluh menit ini bagaikan waktu panjang yang menyiksa. Berulang kali kuaduk teh di cangkir, membunuh keresahan. Sementara mata kelam lelaki yang duduk di hadapanku menatap tajam….
Bulan: Juni 2023
Cerpen : Lelaki dan Nyamuk oleh Aris Kurniawan
Malam itu dia sibuk sekali menepuki nyamuk yang berdenging ganas menggigiti tubuhnya. Rencananya tidur lebih cepat berantakan tanpa ampun. Gigitan nyamuk tak hanya bikin gatal dan bentol-bentol tapi juga rasa panas menyengat…
Cerpen : Politik dan Perempuan Cantik oleh Alim Witjaksono
MARDI mengajak kawan lamanya memasuki kantor tim sukses di sekretariat Partai Gandara (Garda Depan Indonesia Raya). Tempat itu merupakan markas kampanye yang mengusung nama dirinya untuk tampil ke kursi gubernur provinsi Cilangkat….
Cerpen : Bapak Rekonstruksi oleh Fajar Djafri
Setiap waktu ada orangnya/Dan, setiap orang ada waktunya KATA bijak menohok telinga, saat mendengar arahan lelaki di hadapan kami. Sepuluh menit lalu, bersama sekian puluh pejabat yang dikukuhkan di auditorium ruangan serbaputih….
Cerpen : Berebut Janda Kempen oleh Deddy Arsya
SEORANG perempuan Eropa telah ditinggalkan pada sebuah pulau kecil di lepas pantai kita. Istri Tuan Kempen tak dibawa kapal-kapal Inggris ketika pulau ini mereka tinggalkan untuk bertolak kembali menuju Bengkulen. Sepuluh orang…
Cerpen : Handuk Kumal Kang Gudhal oleh Ribut Achwandi
SEIRIS siang, setelah menghadiri rapat dengan para juragan pabrik, Kang Gudhal teringat satu hal. Ia mesti menemui juragan besar. Itu dilakukan setelah tiga bulan tak mendapatkan handuk jatah bulanan. Ia tak tahu,…
Cerpen : Pohon-Pohon Ibu oleh Teguh Affandi
JIKALAU Ibu mengajariku untuk berkasih sayang sesama manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan; Bapak sebaliknya: kebencian. Napasnya adalah jerit knalpot truk, lengket kepul timbal, amarah kerap pekat di atas kepala. Gerombolan awan jamur mirip…
Cerpen : Namamu Rahwana oleh Artie Ahmad
Nama adalah doa, namun kau dikutuk ibumu lewat namamu. Setidaknya itu menurutmu. Rahwana, satu kata mewakili segala bentuk keburukan di atas dunia. Aku bahkan nyaris tertawa saat mendengar namamu untuk kali pertama….
Cerpen : Kebaya Merah di Tebing Kanal oleh Martin Aleida
Berulang kali. Tak terhitung. ”Mas..,” bujuknya. Suaranya gemetar terpantul dari jendela kaca. Aku merapat ke punggungnya. Mengikuti arah nanap matanya. Membelai pundaknya, mendamaikan gedebur gelombang perasaan yang tak kuasa dia arungi. ”Lihat…
Cerpen : Hantu di Rumahku oleh Katarina Retno Triwidayati
AKU curiga ada hantu di rumahku. Mula-mula benda remeh, tapi kadang yang penting juga hilang mendadak. Mulanya minyak kayu putih hilang. Ini benda remeh yang dibutuhkan saat udara mendadak dingin atau perut…