“Tolong ceritakan mengapa kau ingin bunuh diri?” Dia berpaling ke arah laut. Ada pulau di ke jauhan. Mungkin impiannya yang patah sudah tidak mungkin direkat. “Tolong ceritakan. Biar ada bahan untuk kutulis.”…
Kategori: KOMPAS ONLINE
Cerpen : Jantung Hati oleh Danarto
Jantung Hati HARI ini saya mati. Jenazah saya dikebumikan beramai-ramai oleh teman-teman. Istri dan anak-anak saya menangis di tepi gundukan kuburan saya. Mereka lupa berdoa karena sedihnya. Ibunya mendekap ketiga anak saya…
Cerpen : Situasi Politik Ganjil seperti Cinta, Tidak Bisa Dipahami oleh Tim Harian Kompas
”Kita seperti hidup dalam situasi politik yang ganjil seperti cinta. Tidak bisa dipahami. Layaknya menasihati orang gila jauh lebih mudah daripada menasihati orang yang sedang jatuh cinta,” ujar seniman Agus Noor seusai…
Cerpen Karya Martin Aleida Terpilih sebagai Cerpen Terbaik ”Kompas” 2016
JAKARTA, KOMPAS — Cerita pendek atau cerpen ”Tanah Air” karya penulis Martin Aleida terpilih sebagai Cerpen Terbaik Kompas 2016 dalam malam Jamuan Cerpen Kompas 2016 yang digelar di Bentara Budaya Jakarta, Jalan Palmerah Selatan Nomor 17,…
Cerpen : Sang Mertua oleh Wilson Nadeak
Baru satu hari tiba di Yogya dan bermalam di hotel, kepalaku terasa pusing. Rombongan pertemuan wanita baru saja pergi dan aku tinggal sendiri karena kurasa wajahku sebelah terasa nyeri dibarengi kepala yang…
Cerpen : Tukang Jahit oleh Agus Noor
Tukang jahit itu selalu muncul setiap kali menjelang Lebaran. Seolah muncul begitu saja ke kota ini. Kata orang, ia tak hanya bisa menjahit pakaian. Ia juga bisa menjahit kebahagiaan. Tukang jahit itu…
Cerpen : Bunga Jepun oleh Putu Fajar Arcana
Sebulan sesudah bom meledak di Legian, Luh Manik belum memutuskan apa-apa. Saban petang ia masih suka menyusuri jalan setapak, melintasi beberapa petak sawah dan kebun pisang, untuk kemudian tiba di bangunan berbentuk…