Dia adalah Bara, pacarku. Kami sudah menjalin hubungan selama tiga tahun. Bara orang yang sederhana. Selama berpacaran, dia tidak pernah memberiku hadiah-hadiah mahal atau mengajakku kencan di restoran yang romantis. Dia sering…
Cerpen : Pasar Pelukan oleh Vika Wisnu
Aku sungguh ingin mencium bibirmu yang tipis dan beku itu. Sekilas saja, seandainya mungkin. Kuusahakan lekas tapi tak terburu-buru. Kalau nanti batu di dadamu mencair dan mengalir lewat sudut-sudut mata, aku akan…
Cerpen : Meminjam Sayap Kupu-kupu oleh Eiffah
Aku menatap tajam laki-laki di hadapanku, sementara ia menatap serius pada sepasang sayap kupu-kupu berwarna biru di atas meja. Selama tujuh belas tahun hidup dengannya, aku tak pernah menemui ia seperti ini….
Cerpen : Hari Pertama Menjadi Dukun oleh Musthafa Helmy
Seperti biasa, pagi itu aku menikmati kopi kental manis dan singkong rebus. Tidak ada lagi rokok. Sudah lama tidak merokok mengikuti nasihat istri. Bukan soal kesehatan, tapi lebih banyak masalah ekonomi. Aku…
Cerpen : Malam Melepas Seekor Api oleh Sandi Firly
Saat burung layang-layang hitam memenuhi langit pagi, angin dingin belum lagi dihangatkan, dan orang-orang masih membasuh tubuh di sungai, sebuah kabar buruk datang meringkus seluruh keriangan masa kecilku. Lima tahun lalu. Sejak…
Cerpen : Keluarga Seni oleh Gandi Sugandi
Tulisan tebal berhuruf kapital ”JANGAN MASUK” di kertas karton terpampang di tengah daun pintu ruangan, di ujung kanan dalam rumah. Ada ayah di sana, sedari pagi masih serius bergelut melukis pemandangan alam,…
Cerpen : Nafsu Serakah oleh Komala Sutha
Hambali berkeyakinan akan mendapat warisan yang tak sedikit. Tentu kekayaan yang melimpah akan dibagikan pada ahli waris yang salah seorangnya itu Rahmi, istrinya. Perempuan sederhana itu anak angkat Amih Dinah, orang terkaya…
Cerpen : Dua Tubuh oleh Farizal Sikumbang
Kurang dari satu jam setelah kamu dinyatakan tiada, adik perempuan satu-satunya itu lantas memutuskan bahwa kematianmu tidak akan diberitahukan kepada ibumu. Para kerabat dekatmu, yang terdiri dari paman dan beberapa sepupumu, tentu…
Cerpen : Paket oleh Siti Siamah
Menjelang siang, Pak Pos datang menyerahkan sebuah paket kepadaku. Nama dan alamatku sangat jelas tertulis sebagai si penerima paket itu. Lalu segera kuparaf tanda terima yang disodorkan kepadaku, meski aku tidak mengenal…
Cerpen : Tentang Seloki Pustaka dan Mimpi Tiga Pengarang Muda oleh Hari Niskala
Saya menulis cerita ini berdasarkan pengalaman yang saya alami sendiri, berdasarkan kegugupan menjalani hidup, berdasarkan naluri dasar saya, dan tentu saja berdasarkan obsesi umat manusia yang tak kunjung reda. Saya ingin menulis…