Perempuan itu memandang langit yang mendung. Mengukir kecewa yang teramat sangat. Di ceruk gumpalan menghitam ia letakkan gusar yang bergumpal dukanya. Mendung semakin menghitam menggelayut. Setelah itu hujan turun. Pada deras hujan…
Cerpen : Suatu Malam Aku Melayang oleh Emerald Magma Audha
Aku suka hari libur. Aku juga suka saat Bapak mengangkatku tinggi-tinggi. Dengan dua tangannya yang besar Bapak melingkari pinggulku dan menaikkanku. Aku seperti melayang di udara sambil tertawa. Aku bertanya apakah aku…
Cerpen : Makam oleh Herman RN
Berulang kali Abdul dan keluarga menolak pembebasan tanah di belakang rumahnya. Meskipun tanah itu tidak terlalu luas, dan dihargai dua kali lipat dari harga sebelumnya, Abdul tetap menolak. ”Ada makam Pak Teungku…
Cerpen : Roh Cinta Ibu oleh Gansar Dewantara
Pertunjukan tunggal setiap pagi yang dilakonkan perempuan itu sanggup mengusir pementasan burung-burung yang lincah dan merdu. Perempuan itu selalu mendekap selembar kain batik mahakaryanya, ia membiarkan rambut ikal hitam sebahu miliknya berserakkan,…
Cerpen : Hamil Tua oleh Rita Musiro
Sinar petromaks berangsur redup, desisnya melirih ditingkah hujan yang memukul-mukul genteng rumah keluarga Pratiwi. Bapak Pendeta sudah siap memberikan pemberkatan perkawinan, tapi calon suami Pratiwi belum menunjukkan batang hidungnya. Bila Mayar—calon suami…
Cerpen : Untuk Arga dan Segara oleh Kurnia Effendi
Hal yang sangat tidak menyenangkan bagiku adalah terbangun oleh dering telepon. Aku terjaga dan merasa bodoh melihat kaca jendela kamarku belum menampakkan langit terang. Tanganku meraih telepon genggam yang memang tak pernah…
Cerpen : Pasar Janji oleh Windi Meilita
Jika biasanya pedagang menjual segala benda yang dibutuhkan dan menguntungkan, dia tidak. Jika pedagang bangun subuh, pulang malam, dan tidur larut, dia tidak. Hanya satu hal yang membuat dia terlihat sama seperti…
Cerpen : Memutus Kuasa Raja Pemburu oleh Ken Hanggara
Apa yang Anda pikirkan jika seekor kijang yang sedang Anda buru tiba-tiba kabur dan berbalik memburu Anda? Kijang itu mendadak lebih cepat, lebih ganas, lebih cerdik dan licik ketimbang Anda, hingga pada…
Cerpen : Istriku Anggota Mafia oleh Des Alwi
”Apri la porta per favore (Tolong buka pintu, tolong).” Suara mengiba setengah merintih terdengar di depan pintu apartemenku. Istriku menggelengkan kepala sambil mengintip melalui peephole, lubang kaca bulat kecil pintu apartemen kami….
Cerpen : Jampe Pamake oleh Yus R. Ismail
Motor yang melaju pelan itu meninggalkan kepulan debu di sepanjang jalan desa. Di depan sebuah warung kecil motor itu berhenti. ”Esih…! Jadi nanti siang…?!” teriak pengemudinya. Esih yang sedang berada di dapur…