IA bernama Arok, bukan lelaki yang punya keris keren itu. Ia jendela bagi sebuah desa terpencil. Misteri kematian Arok tak pernah terjawab. Apa dan siapa dan kenapa Arok mati, dalam jarak sebulan…
Cerpen : Karto Tinggal di Desa yang Damai oleh Arafat Nur
Oleh: ARAFAT NUR — RAMBUT Karto kusut, wajah muram, mata merah, tulang pipi semakin menonjol, akibat mabuk dan kalah judi semalam, juga malam sebelumnya, dan malam-malam sebelumnya lagi. Hari ini dia ingin…
Cerpen : Kurang oleh Fri Yanti
Baru gajian. Mala mengintip pendapatannya bulan ini yang masih sama dengan bulan-bulan sebelumnya, lima juta rupiah sudah dipotong pajak dan beberapa iuran. Dia segera membagi-baginya dengan rincian sebagai berikut: Empat puluh persen…
Cerpen : Calon Arang oleh I Wayan Kertayasa
Dadong Mentik tidak ke pura saat hari raya Galungan. Dia justru tidur di kamar, sementara anak dan cucunya tidak memaksa untuk mandi lalu bersembahyang minimal di merajan saja. Mungkin anak dan cucunya…
Cerpen : Toko Cinta oleh Happy Salma
Seorang perempuan bernama Bunga. Dia memang suka sekali bunga, dan kawan-kawannya sering menertawakan kesukaannya itu. Aneh, kata mereka. Bunga suka bunga. Seperti jeruk makan jeruk. Tapi sebenarnya bagi Bunga, merekalah yang aneh….
Cerpen : Terbang yang Tinggi oleh Desi Puspitasari
ANGIN bertiup kencang di tanah lapang. Kiki berlari menyusul Kaka, kakak laki-lakinya. “Aku mau ikut bermain layang-layang!” Kiki membantu memegangi layang-layang Kaka. Layang-layang berbentuk bintang itu diangkatnya tinggi-tinggi. Angin kencang berembus kembali….
Cerpen : Toko Cinta oleh Happy Salma
SEORANG perempuan bernama Bunga. Dia memang suka sekali bunga, dan kawan-kawannya sering menertawakan kesukaannya itu. Aneh, kata mereka. Bunga suka bunga. Seperti jeruk makan jeruk. Tapi sebenarnya bagi Bunga, merekalah yang aneh….
Cerpen : Ama Tewo oleh Silvester Petara Hurit
”Beringin-beringin ini telah ada sebelum kami lahir. Bahkan kakek-nenek kami pun menceritakan hal yang sama. Saat mereka lahir beringin-beringin ini telah ada.” AMA Tewo berada di pihak kakeknya. Waktu itu kakek dan…
Cerpen : Tamu Tahun Baru oleh Karya Yin Ude
sumber : kompas.id, 16 Agt 2024.
Cerpen : Ibu, Aku Hanya Ingin Mudik oleh Lia Laeli Muniroh
Seharusnya hari ini kau telah bercengkerama dengan nenekmu. Hari raya tinggal hitungan hari, dan kau masih belum ada tanda-tanda akan diajak pulang kampung. Entah ke berapa kali kau terus menggerutu. Ujung bibirmu…