AKU ingin menuliskan kisahku selama aku berkesempatan untuk hidup. Nyatanya kehidupanku tampaknya takkan bertahan lama. Bisa jadi hitungan hari bahkan hitungan jam. Maka dari itu aku sempatkan menuliskan ini. Di sebuah daun…
Cerpen : Duka Anggrelia oleh Arwin Andrew
ANAK perempuan itu berlari menyusuri taman sembari menyunggingkan senyum. Balon hijau dalam genggamannya melambai mengikuti kaki yang melangkah ke arah tempat perosotan. Matanya tertuju ke arahku, memancarkan rona wajah memerah. Tak lama,…
Cerpen : Menunggu oleh L Malaranggi
APALAH arti menunggu jika seseorang tak kunjung datang, apalah arti menunggu jika yang ditunggu tak kunjung menemu. Apalah arti tentang menunggu itu, menunggu mungkin sesuatu yang setiap detik mempunyai sekilas bayangan yang…
Cerpen : Kayu Nisan Terakhir oleh Iggi H Achsien
RASANYA tidak ada yang mengharapkan kematian. Meski kematian adalah keniscayaan, bahwa semua makhluk yang hidup pasti akan mati. Karena kematian biasanya dianggap kemalangan yang membuat orang-orang yang ditinggalkan jadi berduka. Rumahnya pun…
Cerpen : Kayu Nisan Terakhir oleh Iggi H Achsien
Rasanya tidak ada yang mengharapkan kematian. Meski kematian adalah keniscayaan, bahwa semua makhluk yang hidup pasti akan mati. Karena kematian biasanya dianggap kemalangan yang membuat orang-orang yang ditinggalkan jadi berduka. Rumahnya pun…
Cerpen : Kenapa Si Gondrong Berambut Cepak? oleh Diah Novianti
Barisan tenda terpal biru digulung satu per satu pada suatu siang berdebu. Meja-meja kayu berikut bangku-bangku plastik diangkut ke gerobak terparkir di tepi jalan raya. Sungguh suatu pemandangan tak biasa. Para pedagang…
Cerpen : Puti Mani dan Hikayat Pohon Kelapa oleh Boni Chandra
Tersebutlah Riak Mamacah; daerah rantau Minangkabau yang dibangun di tanah subur. Konon, di tanah yang subur itu, hanya ada satu orang yang memiliki hak atas kelapa. Pada masa itu, setiap tanah yang…
Cerpen: Mawar Putih dan Violet Biru oleh Rahmi Affrindri M.N.
SINOPSIS: Reina, seorang gadis remaja yang cantik dan penuh kasih sayang, tinggal bersama adiknya, Kai, dan ibu mereka. Ayah mereka telah meninggal dalam kecelakaan, meninggalkan mereka untuk mengandalkan satu sama lain. Suatu…
Cerpen : Suara dari Ruang Jemala oleh May Wagiman
“DIAM! diam!” Ivy berkata sambil menutup kedua telinganya. Ia berjalan bolak-balik di dalam kamar. Dahi mengernyit. Kedua pelipis berdenyut. Dada penuh kepedihan. Seperti Ivy, gemawan hitam di luar sana terlihat berat membawa…
Cerpen : Salah Tangkap oleh Moh Tsabit Husain
Harajuku, 1925 KESAKSIAN Yamamoto Ishida, Penjaga Stasiun (Tersangka Pertama) Nama saya Yamamoto Ishida. Saya penjaga stasiun di Harajuku. Tugas saya mengontrol pipa air, kebersihan stasiun, dan memastikan baut rel kereta tidak dicuri…