Aku membayangkan sebuah pulang yang asing. Malam yang basah selepas rinai hujan. Saat bau tanah menguap ritmis, menimbulkan aroma kerinduan pada kehidupan yang telah lalu. Ketika mengangkat wajah, tak ada apa-apa yang…
Cerpen : Bukan tentang Tanah, Rumah, apalagi Kolam Renang oleh Widya Amanda
“AYAH, ayah, di rumah Gilang ada kolam renangnya. Apa boleh Adil berenang di rumah Gilang?” Anak laki-laki enam tahun itu menerobos masuk dengan seruan bersemangat tanpa tarikan napas. “Apa boleh, Ayah?” Ia…
Cerpen : Yudas dan Episode Cinta Getrudis oleh Safry Dosom
SELESAI merayakan ibadat suci Jumat Agung, hati Getrudis kembali membeku. Ia seperti seorang yang menerima pukulan secara tiba-tiba. Kaku dan tak berdaya. Suasana hening untuk merenungi penderitaan dan wafatnya Kristus tiba-tiba dihantui…
Cerpen : Pulut Durian Batal Dikirimkan oleh T. Agus Khaidir
Oleh T. AGUS KHAIDIR — Inilah yang selalu menjadi rindu saat berada jauh. Bebauan sedap dari dapur Mak. Terlebih di hari-hari Ramadan dan aku tak berkesempatan pulang. Bebauan itu sekonyong-konyong saja muncul…
Cerpen : Baju Baru oleh Yulizar Lubay
Selepas shalat subuh, Acil pergi dari rumahnya. Ia pergi dari rumah pada pukul enam pagi. Bocah dua belas tahun itu membuka pintu depan rumahnya dengan hati-hati, seperti kehati-hatian seorang pencuri, meskipun Acil…
Cerpen : Pukul 4 Pagi oleh Mahardika Ramadhan Ahmar
CARAMU masih kuno. Tapi ada bagian dirimu yang menjulang batas gilaku. Kau selalu paham, bahwa aku tidak akan pernah membicarakan perasaan yang berkelakar di ruang di dalam hatiku—kepadamu. Itu sebabnya kau masih…
Cerpen : Seribu Musim Semi untuk Chiharu oleh Trudonahu Abdurrahman Raffles
APRIL adalah momen dua keindahan saling berpagut di tempat asalku. Mungkin serupa kekasih yang amat dinantikan kedatangannya. Konon, para samurai di masa lalu rela mati dalam pertempuran asal pernah menyaksikan bunga sakura…
Cerpen : Gadis Kecil di Taman Schelswig oleh Baron Yudo Negoro
DARI jendela, kulihat seorang gadis kecil terus menghampiri orang-orang di Taman Schelswig, menjual korek api yang berjejalan dalam tas kainnya. Ia mungkin 12 tahun, kurus dan pucat seperti ranting pohon beku, dalam…
Cerpen : Seribu Musim Semi untuk Chiharu
APRIL adalah momen dua keindahan saling berpagut di tempat asalku. Mungkin serupa kekasih yang amat dinantikan kedatangannya. Konon, para samurai di masa lalu rela mati dalam pertempuran asal pernah menyaksikan bunga sakura…
Cerpen : Batu Belah Batu Betangkup oleh Benny Arnas
Batu Belah Batu Betangkup Tangkuplah kaki aku … Batu Belah Batu Betangkup Tangkuplah tangan aku … Batu Belah Batu Betangkup Tangkuplah badan aku … Batu Belah Batu Betangkup Tangkuplah kepala aku ……