BAJAK Joel terbangun setelah mendengar bunyi alarm. Ia sengaja memasang alarm agar bisa bangun lebih pagi dan tidak telat ke pelabuhan. Ia bergegas ke kamar mandi kemudian buru-buru mengganti pakaian dan segera…
Cerpen : Tanduk Tumbuh di Kepala oleh Farizal Sikumbang
SUARA batuk suaminya dari kamar terdengar berulang-ulang. Nampaknya sakitnya semakin parah. Suara batuk itu seperti hendak mengabarkan pada istrinya jika ia butuh pertolongan. Namun, istrinya seperti tidak menangkap makna apa-apa selain suara…
Cerpen : Dokter Mimpi oleh Bagus Sulistio
Hari ini klinikku tidak begitu ramai. Dari pagi hingga hampir petang, hanya dua orang saja yang datang. Keduanya mengalami masalah seperti orang pada umumnya yang datang ke psikiater. Tidak ada hal aneh…
Cerpen : Ayah oleh Tetin Sobariah
Penghuni di apartemen ini kebanyakan tak mengenal satu sama lainnya. Hampir setiap orang sibuk dengan dirinya sendiri. Sibuk dengan dunianya sendiri, lebih tepatnya. Termasuk saya. Saya sendiri bisa dikatakan demikian. Bahkan, selama…
Cerpen : Nazar Seorang Perawan Tua oleh A Warits Rovi
SETIAP melihat kalender, selalu ada ketakutan di benak Arum. Tangannya gemetar saat meraba deretan angka-angka. Ia takut pada umurnya sendiri. Jika bisa, ingin waktu berjalan sangat pelan agar tidak segera tiba pada…
Cerpen : Mawarni, Shibuya dan Kucing Lainnya oleh Eko Darmoko
Aku tahu kamu belum bisa lancar membaca, masih butuh mengeja, tapi aku tetap ingin menuliskan surat ini untukmu. Alasannya sangat sederhana, karena kisah ini berkaitan dengan bangsamu. Tentu kamu masih ingat dengan…
Cerpen : Komisi Kebenaran (Sebuah Reportase) oleh Ida Fitri
Oleh IDA FITRI — Aku sedang menyedot kopi hitam dingin kala Yah Wa muncul dan mengempaskan pantatnya di kursi besi di depanku sambil memaki, ”Celaka! Komisi Kebenaran celaka!” AKU terbatuk-batuk beberapa kali,…
Cerpen : Gadis Pendoa oleh Tata Febriana Khaerunnisa
Mila berdiri di sudut meja makan ketika yang lain duduk dan menikmati sajian makan siang; semur bebek dengan kuah kental, dimakan bersama roti yang tampak selebar piring saat disajikan. Ketukan jari telunjuk…
Cerpen : Firasat Kematian oleh Kristian Fourina
Rombongan pelayat menjalar sepanjang jalan. Terdengar bisik-bisik dari para pelayat menaruh rasa iba pada nasib Pak Han kelak. Namun, rasa iba hanyalah sebatas kata-kata, tak ada satu pun dari mereka yang ingin…
Cerpen : Ihwal Kebun Bunga yang Disembunyikan Stephen Hawking oleh T Agus Khaidir
MINGGU menjelang sore dan Marjili Samsuri mengendarai sepeda motornya menuju Kebun Bunga dan mendapati stadion itu tidak ada lagi. Marjili sempat mengucek mata. Kira-kira dua jam sebelumnya ia menyantap semangkuk besar daging…