Persis dugaanku, kamu kalah telak dalam pemilihan kepala desa. Meski terisolasi dari kampung lain, warga Kampung Bulak Bali tak akan goyah hanya pada selembar amplop berisi uang merah yang kamu hamburkan kepada…
Cerpen : Penumpang ke Bogor dan Arisan Terakhir oleh Hasan Aspahani
Saya baru saja menurunkan penumpang di depan sebuah rumah di daerah Ulujami. Ketika memutar motor ke arah jalan besar, seorang perempuan memanggilku dari depan rumahnya. Dia bertanya apakah saya mau mengantarnya ke…
Cerpen : Cerita tentang Hujan, Hutan dan Kita oleh Petrus Kanisius
MENJELANG akhir tahun, dari Oktober hingga Desember kita selalu akrab dengan hujan dan hutan. Bahkan selalu saling menyalahkan satu dengan yang lainnya. Kita semakin sering bertanya dan meminta, seolah kita yang bisa…
Cerpen : Meneer Zander van Kemproh oleh Dewanto Amin Sadono
BELANDA tak mau minggat dari Indonesia setelah dilangsungkan Konferensi Meja Bundar di Den Haag, dan Meneer van Kemproh tetap tinggal di salah satu bangunan yang kini disesaki oleh hantu dan tikus itu….
Cerpen : Rasanya Sudah Seperti Pekerjaan Sampingan oleh Aliurridha
DALAM keadaan setengah sadar, saya paksa diri saya bangun dari ranjang. Suara ribut di ruang tamu benar-benar mengganggu. Padahal saya masih ingin melanjutkan tidur. Semalam saya begadang mengerjakan sebuah proyek. Mata saya…
Cerpen : Megatruh oleh Tjahjono Widarmanto
Tak ada yang ingat, kapan lelaki tua itu datang dan kemudian menetap di dusun kami, mungkin enam atau delapan tahun lalu. Lelaki yang sekarang berusia sekitar tujuh puluh tahun itu mengenalkan dirinya…
Cerpen : Dermaga yang Tak Kunjung Rampung oleh Hubbi S. Hilmi
Sampan telah sandar di pundak pantai. Kewek kembali ke darat lagi-lagi dengan tangan kosong. Hanya lapar dan letih yang mengisap tubuhnya. Semenjak pembangunan dermaga yang mangkrak itu, kini menjadi Kewek dan kewek-kewek…
Cerpen : Bulan Sepucat Lembu oleh Adam Gottar Parra
Di bawah langit magrib yang coreng-moreng, ia membuat bulan dari tanah liat. Dicampurnya bingkah-bingkah tanah hitam itu dengan kotoran sapi yang masih muda agar bulannya berwarna kuning emas seperti warna anak sapinya…
Cerpen : Sikerei Terakhir oleh Joni Syahputra
BAJAK Joel terbangun setelah mendengar bunyi alarm. Ia sengaja memasang alarm agar bisa bangun lebih pagi dan tidak telat ke pelabuhan. Ia bergegas ke kamar mandi kemudian buru-buru mengganti pakaian dan segera…
Cerpen : Dilalap dalam Lelap oleh Miranda Seftiana
Ketika aku bertanya seperti apa rupa Abah, Uma akan lekas-lekas menudingkan telunjuk ke arah sebatang pohon enau yang paling kokoh dan lebat ijuknya. Ijuk-ijuk tua dengan warna hitam pekat. Ijuk yang tak…