“Di akhirat kelak, para pengemis itu akan muncul dengan wajah tanpa daging sebagai hukuman atas perbuatan mereka di dunia.” Mendadak potongan ceramah Kiai Jarwo terngiang-ngiang di sepasang kuping Yudi Pacet kala dirinya…
Cerpen : Oma Tina oleh Selo Lamatapo
elesai doa Rosario Bulan Maria di rumah Oma Tina, Guru Joni mengajak istrinya untuk pulang. Tidak seperti biasanya. Karena itu, istrinya mengerutkan dahi dan menampakkan raut keheranan. Sebab, tuan rumah sedang menyiapkan…
Cerpen : Oma Tina oleh Selo Lamatapo
SELESAI doa Rosario Bulan Maria di rumah Oma Tina, Guru Joni mengajak istrinya untuk pulang. Tidak seperti biasanya. Karena itu, istrinya mengerutkan dahi dan menampakkan raut keheranan. Sebab, tuan rumah sedang menyiapkan…
Cerpen : Pelajaran Menaklukkan Buaya oleh A Warits Rovi
AKU di tengah jembatan bambu saat di seberang sungai orang-orang berteriak. “Hati-hati, ada buaya di bawah ujung jembatan. Lebih baik mundur.” Orang-orang yang sedang menapak jembatan bambu reot itu — termasuk aku…
Cerpen : Lelaki yang Mengaku Tak Bisa Menangis oleh Indra Tranggono
TUBUH Blutus tak bisa bergerak. Terasa ada ribuan serangga yang merayap dan menggerogoti saraf-sarafnya. Kaki-kaki serangga itu mengentak-entak. Tubuh Blutus terasa dirajam paku-paku runcing, hingga ia kesakitan dan terguling-guling. Dengan mata tak…
Cerpen : Lelaki dengan Sepatu, Perempuan dengan Cermin oleh Yuditeha
LELAKI itu pulang pada sore yang malas. Langit kusam seperti pikiran orang yang lupa alasan mengapa harus kembali. Tak ada angin menyambut, hanya debu yang menari di depan pintu rumah yang sudah…
Cerpen : Pulang oleh Kim Al Ghozali AM
KAU di tepi lapangan, dinaungi pohon-pohon beringin yang menjulang seperti penjaga begitu setia. Langit merah senja mengintip dari celah dedaunan. Bau dupa menyengat. Asapnya membentuk lingkaran-lingkaran di udara, seperti menari di atas…
Cerpen : Keluarga dalam Kacamata oleh Artie Ahmad
engan tenang ia menyuapkan sup jagung ke mulutnya, rasa manis jagung dipadu dengan gurihnya telur dan segala macam bumbu begitu memanjakan lidahnya. Kedua anaknya duduk dengan patuh di meja makan, sedang istrinya…
Cerpen : Selilit oleh Moh. Hilmi Faiq
Apa yang dialami Sadewo dua belas jam terakhir mengingatkannya pada malam itu. Malam ketika Isnani terbahak-bahak di antara entakan bas lagu campursari yang menggetarkan kaca-kaca jendela. Lalu malaikat maut datang dalam wujud…
Cerpen : Selilit oleh Mashdar Zainal
APA yang dialami Sadewo dua belas jam terakhir mengingatkannya pada malam itu. Malam ketika Isnani terbahak-bahak di antara entakan bas lagu campursari yang menggetarkan kaca-kaca jendela. Lalu malaikat maut datang dalam wujud…