Di halaman belakang rumah, peninggalan suamiku, aku duduk sendiri, memandang pohon randu alas yang meranggas. Kukira, waktuku sudah segera akan tiba. Aku tidak tahu kapan itu terjadi, tapi, cepat atau lambat, malaikat…
Kategori: KOMPAS ONLINE
Cerpen : Kutukan Kesedihan oleh Kristin Fourina
Kebahagiaan sama sekali tak pernah datang mengunjungimu. Apa yang kau inginkan, menurutmu, jarang sekali terwujud sesuai harapanmu. Begitu ceritamu padaku sebelum kau dinikahi oleh Kardi—suamimu yang dahulu telah menghamili kawan sekolahnya jauh…
Cerpen : Requiem Burung Gereja oleh Nana Sastrawan
Marbot mengambil sapu dari pojok masjid lalu dia menyapu, dari ujung dalam masjid hingga ujung luar. Dia telah menekuni pekerjaan ini setengah dari usianya yang sekarang sudah tidak muda lagi. Rambut, kumis…
Cerpen Terakhir Arswendo: ”Jas yang Kawin Dua Kali dan Celana yang Setia”
Budayawan, sastrawan, dan wartawan senior Arswendo Atmowiloto meninggal pada Jumat (19/7/2019) pukul 17.50 di kediamannya di Jakarta. Arswendo, yang lahir di Solo tahun 1948, merupakan penulis senior yang memiliki kecepatan menulis luar…
Cerpen : Malaikat dan Sepasang Jenazah di Tepi Danau oleh Martin Aleida
Selepas latihan biola, hendak pulang, aku menunggu bus Transjakarta. Bangku termenung di halte dikuasai tukang ojek. Melawan nyeri dari lutut yang kaku dan tak sudi ditekuk, aku duduk menyandar di pagar tembok….
Cerpen : Bubak Kawah oleh Akhmad Ulul Albab
Kenyataan ini tepat di saat aku sudah benar-benar siap untuk melepas masa lajang, setelah menunggu proses yang cukup ribet. Begitulah aku mengenalnya. Dinda. Gadis dari tetangga desa yang kutemui 6 bulan lalu….
Cerpen : Hantu Pohon Gayam oleh R Giryadi
Sebenarnya saya bukan penakut. Tetapi, sejak mendengar cerita Bapak tentang hantu pohon gayam yang tumbuh di depan rumah, saya menjadi penakut. Rasa-rasanya apa yang diceritakan Bapak benar adanya. Sebagai anak yang belum…
Cerpen : Sutar Aki dan Simbok oleh Maria Antonia SFS
Sudah genap enam bulan sejak Sutar datang pertama kali di kota itu bersama dengan Mbak Tarni. Barni, anak perempuan Mas Bardi dan Mbak Tarni sudah bisa berjalan tertatih-tatih. Setiap kali Sutar pulang…
Cerpen : Malam Itu Ia Melihat Kepulangan Suaminya oleh Adi Zam-zam
Di luar, hujan deras sekali. Hawa dingin menemani gelap yang terlihat begitu pekat dari tempat duduknya. Dan ia tengah menunggu di ruang tamu. Setengah jam yang lalu terdengar suara putri bungsunya—yang bilang…
Cerpen : Rumah Ibu oleh Harris Effendi Thahar
Malam kedelapan tidak ada lagi rombongan takziah datang ke rumah, menyampaikan rasa ikut berduka serta ikut menyumbang doa untuk almarhum bapak yang baru saja pergi meninggalkan dunia fana dalam usianya kedelapan puluh….