Kalian para orang awam tidak tahu enaknya menjadi perancang skenario hantu untuk bikin kejahatan. Dapat kiriman uang kertas palsu yang banyak dan rupa kembang setaman. Tidak perlu panggung untuk perancang skenario hantu,…
Cerpen : Insiden Makima oleh Bagus Dwi Hananto
SETELAH Makima dinyatakan resmi sebagai pemilik klinik kesehatan kecil di pinggiran Tokyo, dia mulai melancarkan hal yang lekat tersangkut pada benak, yang diembannya sejak kecil. Kehendak yang bermula dari mimpi, terus-menerus hadir…
Ceroen : Sertifikat oleh Endang S Sulistiya
PETANG itu kau tengah asyik main nekeran (kelereng) bermacam warna di teras rumah seorang diri. Bakda shalat Asar, kau memang sudah tak diperbolehkan ibumu bermain jauh dari rumah. Maka tiap pukul tiga…
Cerpen : Kelereng dan Pagar Tinggi Rumah Tetangga oleh Junila WR
MASIH ingatkah kau suasana kampung kita, Yul? Pulau Sumatra yang indah dengan masyarakat bersahaja. Bukit, tanah, sungai, dan segala macam di dalamnya, begitu bersahabat pada bocah-bocah petualang seperti kita. Aku masih di…
Cerpen : Rumah Arwah oleh Sunlie Thomas Alexander
Kebakaran tengah malam di Jalan Panji itu hanya meludeskan sebuah rumah. Rumah tua milik mendiang Li Min Fuk yang ditempati oleh putra bungsunya, Li Jun Loi. Padahal jarak rumah kayu yang sudah…
Cerpen : Pohan oleh Farizal Sikumbang
“POHAN telah meninggal dunia.” Kabar itu kudapatkan dari pengeras suara yang disampaikan oleh seorang muazin yang tinggal di mesjid di kampung kami. Saat itu aku sedang menyeduh secangkir kopi pagi di depan…
Cerpen : Mbah Diman Terbang Bersayap Malam*) oleh Ahimsa Marga
Aku tidak tahu kapan persisnya dia memasuki hidupku. Pada suatu hari bertahun-tahun lalu, setelah nyekar menjelang nyadran, aku mendapatinya duduk di ambin di sudut ruang tamu rumah ibuku. “Budhe, ini Mbah Diman,” ujar…
Cerpen : Mama Pia oleh Saverinus Dosom
Mama Pia nama yang sering dipanggil oleh Bapa Aleks kepada istri yang dikasihinya. Meski nama Mama Pia yang sebenarnya adalah Shopia. Namun, Bapa Aleks lebih memilih memanggil nama Pia sebagai bentuk cinta…
Cerpen : Pemakan Beling oleh Ranang Aji SP
KETIKA harga-harga naik, Eko dan istrinya terseret oleh bayangan masing-masing. Mereka duduk bersebelahan di lantai bersandarkan kursi sofa warna merah kusam. Istrinya berpikir bagaimana caranya mencari uang agar bisa makan, dan Eko…
Cerpen : Balada Pengecut oleh Lailatul Badriyah
APAKAH aku seorang pengecut, Magda? Lihatlah Minggu pagi ini, aku sudah berada di rumah duduk di taman kecil dekat kolam ikan, membuka lebar-lebar jendela agar udara pengap keluar. Perasaan sepi dan langut…