Ji Jupri sangat senang saat kedatangan tamu dari Madura. Tamu itu datang bersama sopirnya dengan mengendarai sebuah mobil yang catnya sudah seperti kaki yang terkena penyakit kutu air. Ketika turun dari mobil,…
Cerpen : Bulu Kucing dalam Stoples
Telah Hilang! KIBO: Kucing Ras Berbulu Putih Panjang. DI bawah tulisan itu, namanya, Kanune, tertera sedikit lebih tebal dengan nomor telepon. Malam itu, satu jam sesudah tengah malam berdentang, kusaksikan poster itu…
Cerpen : Tidur Beralas Daun Rambutan oleh Atta Verin
Di depan rumah kami terdapat sebatang pohon rambutan yang tumbuh tinggi menjulang. Daun-daun dan buahnya lebat. Ibu berencana memagari pohon rambutan itu dengan pagar besi tempa yang ujungnya bisa digantungi tanaman anggrek…
Cerpen : Kethek Ogleng oleh Finka Novitasari
SEMBARI jari-jari tangan mengapit sebatang rokok, Mbah Sutiman duduk bersila di emperan rumahnya. Segelas kopi tinggal ampas dan sepiring mendoan yang disajikan Sumi beberapa saat lalu, kini tinggal beberapa biji. Hujan semalam…
Cerpen : KDRT oleh Muhammad Muckhlisin
ISTRI Hotma Hutapea, Irma betul-betul naik pitam. Ia mengusir suaminya sepulang dari gardu ronda di perempatan kampung Jombang. Ia berjalan sempoyongan sambil memaki-maki istrinya, anak puteri satu-satunya, bahkan memaki-maki seluruh perempuan di…
Cerpen : Perang Siobak oleh Gde Aryantha Soethama
Wajah Dirga merah padam, tak kuasa menahan geram karena Suliang ingkar janji. ”Aku tak pernah menjanjikan motor baru, Dir, cuma motor bekas.” ”Ah, jangan berkilah, Sul, aku ingat betul, kau menjanjikan motor…
Cerpen : Arif Purnama Putra oleh M.Z. Billal
Sudah dua pekan sejak aku mengenalnya, menjelang angkutan umum yang selalu mengantarku ke tempat kerja datang menjemputku, aku selalu dengan senang hati membacakan untuknya sekitar dua halaman dari sebuah novel yang terbaru…
Cerpen : Manusia Proyek oleh Ilham Wahyudi
SESUNGGUHNYA sudah lama aku ingin menulis cerita ini. Namun setiap kali aku mau menuliskannya, seketika keraguan menyembur dalam hatiku: apakah penting persoalan ini aku tulis? Atau hanya aku sendiri yang merasa penting…
Cerpen : Burung-Burung dalam Genggaman oleh Ubaidillah Annasiqie
MENJELANG pagi. Yusro selalu bersiap-siap melatih burungnya, agar seperti burung punya Rahmat yang mendapat banyak penghargaan dari dalam dan luar negeri. Yusro tidak tanggung-tangung dalam melatih burungnya. Ia bahkan memberi makan yang…
Cerpen : Matinya Serai dan Ruku-ruku Ibu oleh Arif Purnama Putra
Lihatlah, ayah, orang-orang itu memiuh serai dan ruku-ruku di halaman rumah kita seperti mengambil nakal dari penyamun orang pantai barat. Tidak kulihat ia meminta izin kepada ibu untuk memiuh tanaman kesayangannya itu,…