DALAM foto yang dirilis sebuah harian Ibu Kota, Maret 2001, Sri Danil Kuni melihat dirinya sendiri. Ia digendong neneknya, sambil memeluk buntalan kain, terimpit bersama orang-orang lain, menatap dengan mata sayu ke…
Cerpen : Orang-Orang Tanpa Kepala oleh De Eka Putrakha
“ABO tidak ingin wa’ang ikut bermain di luar. Ayo ambil wudu dan masuk ke dalam masjid!” Hari ini, untuk pertama kalinya kakek menegurku menjelang masuknya waktu salat Jumat. Aku memanggilnya ‘abo’, sama…
Cerpen : Kopiah Hitam Bapak oleh Abyzada
SEGALANYA bermula dari Ahad pagi yang mengagetkan itu. Tanpa kabar terlebih dulu, Bapak muncul bersama Ibu. Meski menempuh perjalanan lebih dari delapan jam, kelelahan tak tampak di wajah mereka. Ibu langsung menyingkir…
Cerpen : Rahasia Wina dan Kuburan Marmer oleh Hasan Aspahani
Jangan cari masalah dengan Wina. Jangan bikin gara-gara dengan dia. Dia anak perempuan yang manis dan pintar, tapi perangainya keras. Makanya, jangan cari masalah dan bikin gara-gara dengannya. — NANTI kau akan…
Cerpen : Dua Warna Doa oleh Dody Widianto
BINATANG kecil mirip kumbang tanduk itu ia jimpit dengan telunjuk dan ibu jari. Ia kumpulkan ke dalam kantong plastik. Bersama anaknya, jika petang hampir menjelang, ia rutin mengaduk-ngaduk lubang kecil mirip kawah…
Cerpen : Aini dan Sandiwara Kami oleh Hasan Aspahani
– SEWAKTU kanak-kanak dulu kami pernah punya kelompok sandiwara. Tampil tiga malam berturut-turut di pekan dana amal di kampung kami, sandiwara kami menjadikan acara tahunan itu memecahkan rekor jumlah dana yang terkumpul….
Cerpen : Gustavo oleh Aliurridha
NAMANYA bukan Agus, bukan Bagus, juga bukan Gustav. Namun, orang-orang selalu memanggilnya Pak Gus—singkatan dari Bapak Gustavo. Dulu, aku mengira Gustavo memanglah namanya karena orang-orang selalu memanggilnya begitu. Ternyata bukan. Dia dipanggil…
Cerpen : Negeri Bulan Terang oleh I Wayan Kertayasa
Pada malam yang begitu panjang terjadilah kesepakatan antara Mawut, Dolar dan Binar. Mereka akan pergi ke sebuah lembah untuk memancing. Mereka sangat yakin mancing di saat bulan purnama akan mendapatkan ikan yang…
Cerpen : Senin Pon di Pasar Pon oleh Maryani
“HARIMU hitam hari ini, hati-hati.” Tiba-tiba suara wanita yang duduk bersila berkata bak peramal setelah memandangku. Aku hanya senyum tak menggubrisnya seraya berlalu meninggalkan tempat itu, karena aku juga tidak mengenalnya dan…
Cerpen : Malam Pertobatan oleh Ranang Aji SP
Dalam beberapa bulan, ditemukan orang-orang mati di dalam karung. Dua di antaranya adalah temannya. Kabar itu membuatnya memutuskan tak keluar rumah. Saat itu bulan Juli 1983, suhu malam hanya delapan belas derajat….