Aku tak perlu bertanya untuk tahu letak rumah itu. Sebab, aku mengingat gapura bergonjong sebagai petunjuk saat pertama kali kami mengunjunginya dua dekade silam. Tak ada yang berubah, pikirku. Gapura itu masih…
Cerpen : Tuan Tanah dan Bupati oleh Thomas Didimus Hugu
DI pulau kecil itu, jika orang hendak berhasil berkarier, mereka harus memiliki pengintai sewaan. Setiap pengintai bertugas melaporkan kepada tuannya, siapa-siapa yang telah mengirimkan janji bertemu dan menepatinya untuk menghatur sembah kepada…
Cerpen : Menakar-nakar Bulan oleh Artie Ahmad
Ia tak pernah mengerti mengapa dilahirkan di kota ini. Kota kecil, sangat kecil, tak ubahnya sebuah delta di sungai yang terbentuk karena kemarau. Kota kecil yang berdenyut di dalam sebuah kota besar….
Cerpen : Maut di Ladang Jagung oleh A Muttaqin
Saat itu, hari telah senja dan Matuwar sendirian saja di ladangnya. Ia sungguh terpesona tatkala melihat langit mulai dipenuhi cahaya merah keemasan. Ia begitu gembira, melihat ladangnya juga dipenuhi tongkol keemasan, seolah…
Cerpen : Bay, Ang, dan Rembu oleh Akbar Hendriana Putra
Aku melirik jam tanganku, sudah pukul dua pagi. Akhirnya suasana yang kunantikan pada setiap harinya kini telah tiba. Ruas jalan lengang, tenang, dan hanya terdengar deru angin yang berembus pelan. Di halte…
Cerpen : Bayang-bayang Mas Mono oleh Gesit Ariyanto
Tak terhitung lagi berapa kali kulewati jalan beraspal lurus sejauh mata memandang ini. Sejak truk dan bus antarkota antarprovinsi belum sebanyak sekarang, sejak pom bensin dan pusat oleh-oleh belum tegak berdiri di…
Cerpen : Laut Mengambil Cintaku oleh Jemmy Piran
Tanah makam belum kering. Warat dan putrinya masih tetap membakar lilin, meletakkan di atas tanah kubur, kemudian ditutup dengan mendaraskan doa Bapa Kami satu kali. Usai berdoa tangis lelaki itu pecah, terdengar…
Cerpen : Tragedi Cinta Amangkurat oleh Ade Mulyono
Sudah hampir tiga bulan Prabu Amangkurat tak menyentuh tubuh istrinya maupun garwa ampeyan yang jumlahnya puluhan. Kabar sang prabu kehilangan kejantanannya sempat mencuat menjadi kasak-kusuk di antara para garwa ampeyan. Namun, kabar…
Cerpen : Lidah oleh Maralyn GN Munaiseche
Namaku Sarita. Aku dibantu beberapa tetangga, sedang sibuk memasak. Aku sesekali terkikik, terhibur canda. Besok, kami sekeluarga akan melaksanakan syukuran. Ibu Nuraini, mertuaku yang berusia 48 tahun, dinyatakan mengandung. Tiada yang menyangka…
Cerpen : Surat Dadong dari Surga oleh Syafrizal Maludin
Serombongan remaja perempuan berjalan menuju Balai Desa di sebuah dusun. Pembicaraan itu terhenti dan tertuju pada pertanyaan Gung Citra untuk Ani. Semuanya terdiam menunggu sebuah jawaban dari Ani. Seandainya Ani tidak bergabung…