Junaidi memapakku di jembatan kecil yang menghubungkan sungai tanpa air. Sungai yang sepanjang alirannya hanya berserakan batu-batu, sampah plastik, dan rumput kecil hingga batas kaki bukit. Dari jauh aku telah melihatnya berdiri…
Cerpen : Kasus Pertama J Van: Hilangnya Nyonya Djamira oleh Guntur Alam
J Van den Brand meremukan kepala cerutunya ke dalam asbak berwarna coklat tua yang terbuat dari potongan batang bambu itu, sisa asap masih mengepul di ruangan kerjanya, bergulung-gulung, membuat perempuan berkulit coklat…
Cerpen : Kuburan Pasir Hitam
Senja sedang berlabuh di pesisir pantai ketika segerombolan laki-laki memasuki rumah Slamet dengan mengacungkan benda-benda tajam—celurit, arit, kapak, golok, batu, dan balok kayu. Rumah itu berada di antara rumah-rumah warga yang menghadap…
Cerpen : Kematian Seorang Pelukis oleh Budi Darma
Di Jl Diponegoro ada sebuah rumah besar, milik dokter Munandar, ahli jantung terkenal. Setiap kali dia praktik, pasiennya tidak pernah kurang dari tiga puluh. Istrinya, dokter Meti, hanyalah dokter umum, tapi perhatiannya…
Cerpen : Seteguk Air untuk Tiket Ke Surga oleh Puspa Seruni
Tubuh Karmin tergeletak di atas aspal, melintang menghalangi jalan. Tumpukan senyawa karbon padat berwarna hitam itu sedikit basah. Bekas hujan masih menggenang. Jalan desa malam itu cukup lengang, hanya terdengar angin laut…
Cerpen : Mantan Jurnalis dan Kapal Kominis oleh Deddy Arsya
SEDANG nun jauh di Betawi, untuk menolong korban bahaya angin topan di Negeri Belanda, lembaga penggalang dana swasta dengan nama gunung tertinggi di Jawa, Smeroefond, menerima 19 ribu sekian rupiah untuk mencukupi…
Cerpen : Pohon Kapuk Tepi Jalan oleh Teuku Hendra Keumala
Tidak ada yang tahu, sejak kapan dan siapa yang menanam pohon kapas itu. Begitu juga sampai sekarang, tidak ada pula yang mengaku pemilik dari pohon besar itu. Pohon yang menjulang tinggi ke…
Kemenangan Keempat Seno Gumira Ajidarma oleh Herlambang Jaluardi Dan Budi Suwarna
Harian Kompas memilih cerita pendek Macan karya Seno Gumira Ajidarma sebagai Cerpen Terbaik Kompas 2020. Macan memenangi persaingan dengan 16 karya lainnya yang masuk nominasi Cerpen Pilihan Kompas 2020. Ini adalah kali keempat cerpen Seno terpilih sebagai Cerpen Terbaik Kompas. Dalam cerita yang dimuat…
Cerpen : Sepucuk Surat oleh Virginia Woolf
Ada lekukan kecil di atas permukaan gunung itu bagaikan sebuah kawah yang terdapat di bulan. Lekukan itu dipenuhi salju yang tampak berwarna-warni seperti dada seekor burung nuri, tetapi terkadang tampak berwarna pucat…
Cerpen : Pertemuan Ketut Rapti dengan Wari oleh Ni Komang Ariani
Aku tidak bisa membayangkan, keanehan macam apa yang bakal terjadi di kampung kami. Dua tokoh masyhur akan pulang kampung secara bersamaan. Ketut Rapti dan Wayan Wari ingin bertemu dengan bantuanku. Alasannya, hanya…