Setitik air menggantung di mulut keran. Lalu melonjong, lalu melayang, lalu terjatuh di bak cucian. Tik! Janitra memejamkan mata, tangannya berhenti memotong wortel. Beberapa titik air yang lain menggantung, melonjong, lalu terjatuh…
Cerpen : Rindu di Musim Wabah oleh A. Warits Rovi
Keganjilan ini berawal pada suatu sore, ketika aku duduk di dekat jendela. Di luar kaca yang setengah terkuak, guguran daun-daun kers membedaki tanah. Pelan kuangkat mata bermaksud ingin menatap pohon yang sudah…
Cerpen : Asmaraloka oleh Bait Ummu Alif
Agaknya pertemuan kali ini adalah murni karena mereka ingin mengenal satu sama lain dengan lebih baik. Tadi malam Alif memberitahu jika ia akan berkunjung ke rumah Putri setelah perempuan berkacamata itu menanyakan…
Cerpen : Brewok oleh Supartika
Aku, kau, dan kita semua mengenalnya dengan nama Brewok. Namun aku, kau dan kita semua sudah hampir melupakan nama sebenarnya, Wayan Tagel. Dan jika ada seseorang yang menyebut nama Brewok, maka akan…
Cerpen : Sebotol Arak Li Bai dalam Cawan Corona oleh Ole Vitto P
Puisi-puisi di tangannya, seakan begitu letih menyusuri Sungai Mekong. Tubuhnya basah kuyup, sampannya terombang-ambing dipermainkan riak sungai yang mengalir deras. Ketika melintasi sungai, mungkin Li Bai telah menghabiskan beberapa botol arak, hingga…
Cerpen : Racun Tikus oleh Imam Harjono
Sudahlah, tidak perlu kita ikut dia. Di sini sajalah. Aku sangat paham apa yang kamu pikirkan. Dulu pun aku sempat berpikir begitu. Sampai berminggu-minggu aku susah tidur, kepalaku serasa mau meledak. Bolak-balik…
Cerpen : Ziarah oleh Tedy Heriyadi
Akhirnya aku bisa berjongkok di sebelah kuburanmu sambil menikmati angin berembus pelan. Lembut. Membuat alunan gemerisik daun-daun kering di tanah. Hati ini memaksaku untuk mengobrol denganmu. Tapi aku bingung harus mulai dari…
Cerpen : Perempuan Pemanggul Kenangan oleh Nina Rahayu
Ibuku adalah perempuan hebat. Kenangan tentangnya takkan pernah terlupakan sampai kapan pun. Tidak hanya kami anak-anaknya yang bangga dengan ibu, tapi juga orang lain. Penduduk Desa Baja menjadikan ibu sebagai panutan. Ibu…
Cerpen : Tanah Harapan oleh Linggar Rimbawati
Sebenarnya, mendiang nenekku pernah berpesan untuk tidak menyentuh sehamparan lahan bersemak-belukar itu selama masih ada tanah lain yang bisa kugarap. Tanah sangar, tak jelas asal-usulnya. Tapi sebulan lalu bapak kembali menjual sepetak…
Komisi III DPR Akan Telusuri Surat Jalan Joko Tjandra
Setelah adanya surat jalan atas nama terpidana Bank Bali Joko Tjandra, Komisi III DPR berjanji akan mengungkap asal lembaga yang keluarkan surat jalan ini. Hal itu akan diungkap dalam rapat gabungan DPR…