1. Selalu, kuingat tentang kisah picisan kita, Sonya. Setiap menelusur kota pada malam hari. Bahkan dari gigil udara malam, dendang solilokui tentangmu dapat memancing kehangatan. Bila, kata orang sebijak-bijaknya, jodoh merupakan salah…
Cerpen : Kemarau oleh Andrea Hirata
Barangkali karena hawa panas yang tak mau menguap dari kamar-kamar sempit yang dimuati tujuh anak. Barangkali lantaran mertua makin cerewet karena gerah. Barangkali karena musim kemarau terlanjur berkepanjangan, kampung kami menjadi…
Cerpen : Sonya Rury oleh Indra Tranggono
Mendengar isak tangisnya, aku terhisap memasuki lorong panjang, penuh kelokan. Pada setiap tikungan, aku menemukan jejak luka yang dalam. Aku tak ingin mencari sebab di balik matanya yang sembab. Aku sangat menghormati…
Cerpen : Ranggalawe Gugur oleh Gunawan Maryanto
Bukan kematian benar menusuk kalbu/Keridlaanmu menerima segala tiba/Tak kutahu setinggi itu atas debu/dan duka maha tuan bertakhta [1] DI ATAS panggung, beberapa kotak yang disembunyikan begitu saja di balik kain hitam,…
Cerpen : Perempuan dalam Baju Zirah oleh Trudonahu Abdurrahman Raffles
Semua hampir sama seperti dulu sebelum kau pergi ke Cina untuk menghadiri Kongres Perempuan Internasional itu. Kepergian yang tanpa meninggalkan pesan apa pun dan membuatku menunggu dalam pertanyaan sampai bertahun-tahun kemudian….
Cerpen : Janji Kaci oleh Miranda
Jemputlah aku di tikungan ketiga, Kaci. Pukul sebelas, malam Sabtu Pahing nanti. Kalau kamu datang, tunggu aku di bawah pohon cemara. Aku sudah membuat janji untuk menginap di Gang Bakwan. Kamu…
Cerpen : Redi Kelud oleh Han Gagas
Aku lahir di tengah keluarga yang berbeda. Bapakku tunawicara, ibuku suwung kalau kambuh jadi begitu menakutkan. Marno, kakak pertama, suka berendam seharian. Kalau dilarang berendam, paling tidak ia mandi empat kali…
Cerpen : Solilokui Bunga Kemboja oleh Cicilia Oday
Diriku sekuntum bunga Kemboja. Kelopak-kelopakku merah kesumba sewarna gincu wanita yang kerap memandikanku sekali seminggu. Wujud rupaku menyerupai genta. Walaupun kami lebih identik sebagai bunga kuburan, tetapi oleh wanita yang memeliharaku,…
Cerpen : Klown dengan Lelaki Berkaki Satu oleh Ratna Indraswari Ibrahim
Tom, kau masih ingat kan, ketika ibunya Klown meninggal (badut yang kita sayangi sejak kecil), berduyun-duyun orang bertakziyah (waktu itu kita baru berumur 10 tahun). Di sudut rumah ini kutemukan pak…
Cerpen : Pilihan Ibu oleh Ersta Andantino
Sudah dua minggu ini Farida panik mencari seorang pembantu rumah tangga. Sebab seminggu lagi dia harus masuk kantor. Sebuah perusahaan periklanan telah menerima lamaran kerjanya tiga minggu lalu dengan gaji seperti…