SIANG itu, di pinggir parit, di balik semak-semak dan rumput. “Eeehh…. Hheehhh…. Hheeehhh…! Aaahh!” “Hheehhh…. Hheeehhh…! Sialan kamu, Benito! Sudah kubilang, itu pepaya jangan dimakan. Jangan sekali-kali! Tapi kamu nekat! Sekarang, lihat…
Cerpen : Lara Lare oleh Tenni Purwanti
Untuk Isyana Sarasvati* MERINDUKAN seseorang yang tak pernah ditemui mungkin adalah konsep yang membingungkan. Tapi aku tahu bagaimana rasanya, setelah memimpikan dua anak dan merindukan untuk bertemu mereka kembali. Bertemu di dalam…
Cerpen : Panasea dan Rumah Sakit pada 3018 oleh Jein Oktaviany
TIDAK pernah ada yang sakit lagi di dunia ini. Rumah sakit telah kehilangan masa jayanya. Kamar-kamar berdebu yang penuh jaring laba-laba, tabung infus yang kosong, stetoskop yang sudah lama berada dalam lemari….
Cerpen : Potret Paman oleh Tin Miswary
Kedatangan dua truk reo siang itu membuat saya benar-benar terkejut. Saya melihat orang-orang berbaju loreng melompat terburu-buru dan lalu menggedor pintu rumah kami. Saat itu saya sedang menempel stiker Superman di kaca…
Cerpen : Memikirkan Upit oleh Harris Effendi Thahar
Dia, lelaki tua yang baru pensiun itu, berpikir-pikir untuk menjawab pertanyaan dokter ”apa yang bapak pikirkan?” Dia mau menjawab: ”banyak!” Tapi, tidak jadi. Ia senyum-senyum saja sambil memandang terus dokter yang sedang…
Cerpen : Israelisme
Aku menghubungi Pusat Sibernetika Semesta, tapi rupanya lembaga yang paling bertanggung jawab terhadap populasi dan giat robot humanoid di muka bumi itu tidak melayani telesensorik. Bagaimana mungkin, menjelang tahun 2040 komunikasi konsorsium…
Cerpen : Kesaksian Seorang Penulis pada Hari Liburnya oleh Iin Farliani
AKU tidak membawa kacamataku, jadi aku tidak bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi di hadapanku. Ada jarak kira-kira lima puluh meter dari tempat aku duduk dengan tempat si dosen dan kekasihnya…
Cerpen : Menjelajah Hutan Larangan oleh Sabatini Dewanti
AKU tinggal di sebuah kampung yang dikelilingi Bukit Barisan. Sejak kecil, aku selalu mendengar tentang hutan larangan yang misterius itu. Aku penasaran dan akan pergi ke sana bersama temanku, Malin. Pagi hari…
Cerpen : Memikirkan Upit oleh Harris Effendi Thahar
DIA, lelaki tua yang baru pensiun itu, berpikir-pikir untuk menjawab pertanyaan dokter “apa yang bapak pikirkan?” Dia mau menjawab: “banyak!” Tapi, tidak jadi. Ia senyum-senyum saja sambil memandang terus dokter yang sedang…
Cerpen : Malam Kembang oleh Sylvia Sari
Malam itu telah mengubah segalanya. Malam yang tak pernah terlintas sekalipun di pikiran Pramudita Yasawirya. Dia tahu suatu saat itu akan terjadi, tetapi tidak dengan cara seperti ini. Hidupnya yang semula tenang…