Putaran bilah-bilah kipas angin tak mampu menghadirkan kesejukan. Ruangan itu terasa pengap bukan hanya karena banyaknya pengunjung, tapi juga dari kepulan asap rokok yang berembus dari puluhan mulut. Aku tahu di tempat…
Cerpen : Payung oleh Yin Ude
Bagi Netty kemarau tahun ini lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya. Mataharinya pun lebih terik, dan panas paparannya sudah cukup menyiksa bahkan dari pukul sembilan pagi. Ibu muda satu anak itu menjadi semakin…
Cerpen : Penyanyi Cilik Merindukan Ayah oleh S Prasetyo Utomo
DI bawah panggung itu, Laila, gadis kecil 9 tahun, mulai tampak mengantuk. Hampir tengah malam. Ia tinggal menunggu Surti, ibunya, naik panggung untuk menyanyikan lagu terakhir. Tanah lapang itu masih dipenuhi orang-orang…
Cerpen : Mbah Ganyong dan Ratapan Pohon-Pohon oleh Daruz Armedian
Oleh DARUZ ARMEDIAN — Alangkah menyedihkan menjadi pohon ini. Ia tumbuh menjadi tua hanya untuk berakhir di mulut api, menjadi bahan bangunan, atau menjadi sejumlah properti. Padahal, jauh-jauh hari, orang-orang pedalaman Kampung…
Cerpen : Suatu Hari, Kamu Akan Mengerti oleh Raisa kamila
Dalam surat-surat yang tidak aku kirim untukmu, aku merasa bisa bercerita tentang episode yang kusut ini. Segala sesuatu terasa seperti untaian benang lurus yang terus menjulur dari satu gulungan besar. Aku bisa…
Cerpen : Bejo di Negeri Straya oleh Syafrizal Maludin
Deru suara pesawat terbang di bandar udara itu masuk ke dalam setiap sel dalam tempurung kepalanya. Dia teracik acak bersama riuh rendah suara orang-orang, pengumuman kedatangan dan keberangkatan. Lamunan berhasil mengecilkan volume…
Cerpen : SEMBELIT oleh Grace Christine
Kebiasaan aneh Heryadi akhir-akhir ini adalah mengurung diri di kamar mandi berlama-lama. Kadang 20 menit, kadang lebih dari setengah jam. Dan bukan cuma sekali sehari, tapi bisa dua tiga kali. Istrinya memperhatikan…
Cerpen : Asing Usang oleh Puspa Seruni
LANGIT menyala memerah, matamu membeliak memerah, wajah mereka memanas memerah, dan bercak pada bajuku juga mengental memerah. Sejak sore hingga menjelang fajar, semua terlihat memerah. Hanya gulungan asap yang berwarna kelabu dan…
Cerpen : Han Sin oleh R Eko Wahono
HAN SIN bukan pesulap. Melenyapkan tubuh seseorang berpindah ke lain tempat dalam waktu sekejap. Ia hanya seorang pengusaha properti tajir yang tinggal di Cakranegara. Seorang lelaki paruh baya yang mudah terpantik amarahnya…
Cerpen : Asing Usang
LANGIT menyala memerah, matamu membeliak memerah, wajah mereka memanas memerah, dan bercak pada bajuku juga mengental memerah. Sejak sore hingga menjelang fajar, semua terlihat memerah. Hanya gulungan asap yang berwarna kelabu dan…