Anekdot dari Jepara AKHIRNYA Simba sampai di ruang jenguk tahanan istana. Setelah beberapa waktu terantuk-antuk di sana, yang ditunggu-tunggu pun tiba. Libertus namanya, pria paruh baya dengan kostum zebra. “Jadi, Adik datang…
Cerpen : Kisah Wanita-Wanita Tanpa Nama oleh Mie S
Kutatap halaman aplikasi curhat online itu dengan mata basah. Haru bercampur sakit, menciptakan derai yang kian mengalir deras. Haru membaca kisah-kisah pernikahan mereka yang terkesan sangat bahagia. Walau entah siapa, tanpa tertera nama, namun…
Cerpen : Bisikan-Bisikan oleh Aksan Taqwin Embe
”Ceritakan kepada kami, mengapa kau terus membangkang dan menolak?” — DUA lelaki dengan wajah tertutup sudah berdiri di depannya. Kemudian lelaki pertama menghampiri dengan posisi sedikit jongkok. Ia berbisik ke telinga perempuan…
Cerpen : Pertempuran Jarak Dekat oleh Jemmy Piran
AKHIR Desember 1980. Dianaku yang baik, semoga harimu masih tetap hangat. Hujan makin intens turun. Tanah mulai menumbuhkan rerumputan. Lumut-lumut keluar dari persembunyian. Sungai-sungai meluap. Tak banyak kegiatan yang kami lakukan, kecuali…
Cerpen : Semua Demi Tetta oleh Nur Alawiyah Khaerunnisa
PAGI itu sunyi. Hanya mentari yang diam-diam muncul, malu. Dan kicauan burung menyapa sepi. Di perantauan aku sebatang kara. Demi mencari berkah sebuah rejeki yang akan kukirim ke kampung halaman demi pengobatan…
Cerpen : Ramalan Nian Gao oleh Dody Widianto
DI Sam Poo Kong, ketika tetabuhan gendang dan gong terdengar meriah dari para pemain barongsai yang sedang berlatih untuk perayaan Imlek di halaman kelenteng lima hari lagi, alisku mengerut melihat gulungan kertas…
Cerpen : Hanya Dia yang Aku Punya oleh Endang Sri Purwanti
TIRAI hujan masih menyelimuti kawasan Pasar Rawa Indah. Kegirangannya ditemani ketiga sahabatnya; petir, guntur, dan angin. Gurauan petir membangunkan lelapnya Oneng, kucing peliharaan El Bara, anak laki-laki imut berusia lima tahun dengan…
Cerpen : Surga Kupu-Kupu oleh Dody Widianto
LANGIT di luar meredup. Seekor kupu-kupu tetiba menyelinap masuk ke kamarku. Entah lewat lubang mana. Semua jendela samping kamar yang bersebelahan dengan taman telah terkunci. Kupu-kupu itu lalu menempel di gorden jendela…
Cerpen : Batavia yang Tak Sesuai Rencana Lucretia oleh Sasti Gotama
Selasa pagi 7 Juni 1898, seharusnya menjadi hari yang biasa bagi Lucretia van der Maas. Ia berencana menyiram gladiol jingganya yang baru berbunga, menerima kiriman sayur segar dari Catia, dan memanggang roti…
Cerpen : Pak RT Membawa Gergaji oleh Mardi Luhung
Oleh MARDI LUHUNG — I Minggu pagi yang biasa. Orang-orang kampung banyak yang libur. Menghabiskan waktu dengan membersihkan halaman rumah, got, atau menggarap kebun kampung, seperti Pak Y dan Pak B. Sebab,…