Kawa berlari seperti babi betina yang panik dikejar harimau. Rimbun semak berduri hutan Soe ia terjang dengan badan bergetar. Gadis berambut ikal itu tidak memedulikan luka-luka kecil yang menerpa kulit sawo matangnya—hingga…
Kategori: KOMPAS ONLINE
Cerpen : Emas dan Batuk Tarman yang Menggila oleh Syifa Aimbine
Nek Mun menyemburkan nasi dan secubit ikan goreng dari mulutnya. Tangannya yang kurus dan keriput meraba-raba lantai beralas tikar pandan yang menjadi alas tidur sekaligus tempat ia melakukan segala aktivitas selain buang…
Cerpen : Perempuan yang Membawa Kematian oleh Keira Alexandra
Alicia Karo tinggal di sebuah desa terpencil. Wajahnya memesona, tetapi sebuah tato misterius di lehernya telah lama membuat orang-orang waspada. Ketika ia masih kecil, tatonya belum memiliki kekuatan sepenuhnya. Seluruh anggota keluarga…
Cerpen : Fragmen Kehidupan Pahlawan oleh Bamby Cahyadi
Kisah ini sebenarnya diceritakan oleh pasienku, seorang veteran perang Timor Timur, secara lisan. Tiap ia bercerita pengalamannya, saat terjadi kontak senjata dengan pasukan Fretelin di Timor Timur, jantungnya kerap berdegup kencang. Di…
Cerpen : Berjudi dengan Maut oleh Daisy Rahmi
Putaran bilah-bilah kipas angin tak mampu menghadirkan kesejukan. Ruangan itu terasa pengap bukan hanya karena banyaknya pengunjung, tapi juga dari kepulan asap rokok yang berembus dari puluhan mulut. Aku tahu di tempat…
Cerpen : Payung oleh Yin Ude
Bagi Netty kemarau tahun ini lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya. Mataharinya pun lebih terik, dan panas paparannya sudah cukup menyiksa bahkan dari pukul sembilan pagi. Ibu muda satu anak itu menjadi semakin…
Cerpen : Suatu Hari, Kamu Akan Mengerti oleh Raisa kamila
Dalam surat-surat yang tidak aku kirim untukmu, aku merasa bisa bercerita tentang episode yang kusut ini. Segala sesuatu terasa seperti untaian benang lurus yang terus menjulur dari satu gulungan besar. Aku bisa…
Cerpen : SEMBELIT oleh Grace Christine
Kebiasaan aneh Heryadi akhir-akhir ini adalah mengurung diri di kamar mandi berlama-lama. Kadang 20 menit, kadang lebih dari setengah jam. Dan bukan cuma sekali sehari, tapi bisa dua tiga kali. Istrinya memperhatikan…
Cerpen : Apakah Langit Akan Biru Hari Ini? oleh Rizqi Turama
Fitri baru akan menikmati langit di siang menjelang sore hari itu ketika suara mertuanya terdengar mendeham. Sebagaimana petir yang datang tiba-tiba, begitulah suara dehaman itu terdengar oleh Fitri. Langit yang biru di…
Cerpen : Lelaki yang Melukis Awan oleh Musyafa Asyari
Suasana yang awalnya hening dan senyap kini berubah menjadi semakin kencang dan bergelombang. Puluhan hingga ratusan orang di desa, setelah menyembunyikan laki-laki yang mereka ikat di sebuah tiang, para pria berbondong-bondong membawa…