”Jika Wayan masih miskin, bakar saja mayat bapak tanpa singa. Tidak usah repotkan hal itu.” Begitu laki-laki yang kupanggil bapak berkata dengan santainya. Tentu saja dia terlihat sangat tenang, bagaimana pun sebentar…
Kategori: KOMPAS ONLINE
Cerpen : Jangan Masuk Hutan Itu! oleh Ayu Prawitasari
Aku melihat laki-laki itu dari kejauhan. Tampak pepohonan rimbun di belakangnya. Apakah dia akan masuk hutan itu? Hutan yang kata warga desa ini sangat angker. Tak ada yang kembali begitu masuk di…
Cerpen : Gelang Pembawa Sial oleh Al Arudi
Aku memperhatikan semua gelang-gelang terbuat dari batu akik yang dipajang di halaman toko sebuah market place online terkemuka di negeri ini. Gelang-gelang itu beraneka warna, ada merah, putih, hitam, hijau, kuning, bahkan ada yang…
Cerpen : Toko Buku oleh Ita Siregar
Setelah menonton film yang pasangan Tom Hanks dan Meg Ryan adalah bintangnya—lupa judulnya—aku bercita-cita ingin mempunyai toko buku mungil. Peristiwa itu lima tahun lalu dan sampai detik aku menulis ini belum ada…
Cerpen : Jari Tengah oleh Wawan Z
Tangisan kesepuluh di ruang bersalin malam itu sudah berlalu sepuluh tahun. Berubah bentuk menjadi seorang anak yang diam dan peniru. Ke mana pun awan dan kawan-kawannya pergi, sang anak selalu mengekor. Tak…
Cerpen : Kong Saman dan Ikan Ungu oleh Sena Widya
”Jika Anda pencinta sungai, singgahlah ke dusun kami. Serius, kami tidak bohong. Di dusun kami ada banyak sekali sungai. Bahkan kalau hujan turun agak lama, dusun kami jadi sungai.” Kalau tidak musim…
Cerpen : Main Belakang oleh Gisti Kartika
Semilir angin berembus. Dedaunan kering bergulir menyapu tanah. Pohon glodokan tiang berjejer rapi di antara ruas jalan. Kendaraan seperti mobil dan motor berlalu-lalang, mengisi setiap sudut kota yang padat dan penuh polusi….
Cerpen : Rumah oleh Triana Rahayu
Putaran roda mobil memasuki halaman rumah bergaya tropis dengan fasad depan dipenuhi rimbun pergola dan lampu taman yang menyala redup. Aku hampir tak percaya, mobil Jeep hitam yang sangat kukenal telah terparkir…
Cerpen : Ngidam Babi oleh Kartika Catur Pelita
Seekor babi hutan, besar dan hitam, terseok memasuki perkampungan. Sepasang matanya menyalang seperti mengancam. Sepasang taring tajam panjang menebarkan kengerian. Si babi hutan semakin jauh memasuki perkampungan. Dalam waktu sekejap, perihal keberadaan…
Cerpen : Langit Merah Gegunung oleh Tsalaisye
Risman tak menyangka, malam ketika ia pergi membeli minyak goreng di warung menjadi malam yang penting. Begitu pentingnya hingga seluruh warga, terutama warga laki-laki, berkerumun di halaman rumah Pak RW hanya untuk…