Sesungguhnya, dia tak terlalu istimewa. Khayalannya yang terkadang keterlaluan itu, yang membuatku ingin selalu bersamanya. Kekasihku, penyair yang sebenarnya selalu gagal dalam meramu puisi ataupun sajak. Puisi yang dia ramu terlalu kelam….
Kategori: KOMPAS ONLINE
Cerpen : Raudal Tanjung Banua oleh Ayu Prawita
Hanya ada satu laki-laki yang bisa membantumu. Dia belum begitu tua, namun kesaktiannya telah menyebar seantero negeri. Kata orang-orang dia titisan makhluk suci. Sejak lahir memiliki kemampuan di luar nalar manusia. Jadi…
Cerpen : Bambu-Bambu Menghilir oleh Raudal Tanjung Banua
Bambu-bambu menyatu dalam ikatan tali rotan, berderet menunggu para penggalah melompat dari tepian. Sambil bercakap, mereka melompatlah, lalu dengan galah kayu di tangan, mereka bertolak ke tengah sungai, ke arus liar. ”Hati-hati…
Cerpen : Akhir Hidup Kritikus Bunuh Diri oleh Ken Hanggara
1/ Kalau saya berdiri di sana, orang kira saya bunuh diri. Mereka panik lalu berteriak mencegah saya. Hal setolol itu tidak seharusnya terjadi dan hanya ada di kepala saya. Saya hampir selalu…
Cerpen : Sebelum Berjalan Sendiri oleh Luhur Satya Pambudi
Baru kupahami kini mengapa mendiang Bapak, Ibu, Paklik Totok, maupun Mbak Nia dahulu paling enggan hadir dalam pertemuan keluarga besar yang menyinggung masalah warisan. Bahkan mereka memilih menuruti apa pun keputusan yang…
Cerpen : Lebaran Tanpa Kima oleh Kartika Catur Pelita
Tak ada Lebaran jika tak ada kima. Makanya jauh-jauh hari Yu Solekah sudah mewanti-wanti si Jonah untuk mencarikan kima. “Berapa pun harganya aku beli, Yu. Dua kali lipat enggak masalah. Anak-mantuku pasti…
Cerpen : Mbak Mar oleh Putu Oka Sukanta
Mbak Mar, begitulah kami sekeluarga memanggilnya. Saya dan istri jauh lebih tua, sedangkan anak-anak jauh lebih muda. Tetapi tetap, ”Mbak Mar”, begitulah kami memanggil Marisantun. Nama Marisantun yang diberikan oleh ibu bapaknya,…
Cerpen : Pohon Kesunyian oleh Holis Hermansyah
Letak pohon itu tidak begitu jauh. Sekitar dua kilometer sebelah selatan dari Desa Kumapo, tepatnya berada di lereng Gunung Kohu. Pohon itu tumbuh begitu berwibawa dengan dedaunan yang begitu lebat dan batang…
Cerpen : Musim Politik oleh Seno Gumira Ajidarma
Sepanjang tepi kali dari Sagan ke Bulaksumur, anak-anak lelaki yang telah berhasil mendapatkan banyak ikan, melangkah ke utara sembari meneriakkan yel. pring reketeg gunung gamping ambrol! dasar ati mantep nyoblos marhèn jempol!…
Cerpen : Malam di Luar Hujan oleh Sungging Raga
Malam di luar hujan. Wanita itu berpesan agar kematiannya dirahasiakan. Sungguh permintaan yang membuatku takjub. Bagaimana mungkin seseorang meminta agar sebuah kejadian penting dalam hidupnya, dirahasiakan dari siapapun? ”Jangan menolongku, dan jangan…