”Kabarnya ada lagi mayat di laut lepas. Pasti itu mayat TKI ilegal.” ”Selama perdagangan manusia terus berlangsung, selama itu pula akan sering ada mayat di laut lepas.” Kabar penemuan mayat di laut…
Cerpen : Tuan Rez di Dalam Kubikel
PAGI merambat lamban sepenuh kabut. Sudah pukul tujuh, tetapi matahari masih membayang samar. Tuan Rez pasti tak menyukai pagi muram seperti ini, batinku. Mood-nya mungkin tidak sebaik dua hari lalu: ia bisa tertawa…
Cerpen : Naraščajoča oleh Benny Arnas
Aku tahu Omar tersinggung dengan kata-kata Kiai yang beredar di kalangan pesantren hingga akhirnya sampai ke telinga kami. Dan aku juga tahu kalau putra semata wayangku itu pun tak bisa berbuat apa-apa….
Cerpen : Ada Tanda di Lehermu oleh Meutia Swarna Maharani
Sedikit banyak Ipi berharap Banu akan muncul di depan rumahnya dengan setelan hitam-hitam, seperti gambaran orang pintar yang sering dilihatnya di teve. Mungkin juga Ipi membayangkan akan melihat Banu dengan mata bercelak…
Cerpen : Sumur Sawit oleh Indra Agusta
Sawit menengok ke dalam kamar senthong, pada sebuah daringan blurik berwarna biru terletak di pojokan, di dekatnya teronggok beberapa jagung kering yang di panen bulan lalu. Tangan kirinya lalu membuka tutup daringan tersebut, matanya membelalak….
Cerpen : Udin Belimbing oleh Akhmad Sekhu
Apa yang tebersit di benak kita saat mendengar kata belimbing? Buah yang banyak ditemukan di negara beriklim tropis ini seperti tak ada keistimewaan apa-apa bagi sebagian orang. Tapi tidak bagi Udin alias…
Cerpen : Obsesi, Model, dan Mitos Babi oleh Beri Hanna
Makanlah babi tanpa perlu dibakar, rebus, atau goreng. Begitu menangkapnya, cekik lehernya, pukul kepalanya dengan batu atau kayu, atau banting ke pohon-pohon besar sampai terjulur lidahnya hingga mampus. Lalu patahkan kaki-kakinya, cabik-cabik…
Cerpen : Ihwal Nama Majid Pucuk oleh T Agus Khaidir
Tiap kali nama Abdul Majid disebut, orang-orang di kota kecil kami akan menyahutinya dengan satu kata yang diletupkan dengan penuh rasa kesal. Pucuk! Oi… Majid Pucuk! Sekiranya rajin dan ada luang waktu,…
Cerpen : Wadon oleh Dinda Pranata
Sri Asih gadis cantik yatim piatu. Orang tuanya sudah lama bersatu dengan Yang Agung dan ia pun dirawat oleh neneknya yang berdarah biru. Gadis ini memiliki tutur kata lembut, tapi hidupnya mungkin…
Cerpen : Cuti oleh Dadang Ari Murtono
Rustam mengatakan kepada bosnya bahwa ia butuh cuti. Ia baru saja menghabiskan dua bulan penuh lembur untuk memasang perangkat-perangkat pada gumpalan mendung dan menghubungkannya melalui sinyal satelit dengan sebuah pengendali jarak jauh….