Bagaimana orang dalam satu rahim kultur bisa bicara seperti musuh yang tak saling kenal? Di manakah tanah sebagai ibu yang merangkul dan mempersatukan? — DI KANTOR camat yang dijaga ketat aparat keamanan,…
Cerpen : Tanpa Air Mata oleh Rumadi
Setelah dibujuk sedemikian rupa oleh tetanggamu, akhirnya kau memutuskan untuk pulang. Tanpa air mata. Tanpa kesedihan. Tiga kali Lebaran kau lewatkan tanpa sekali pun pulang ke rumah. Kau lebih memilih berada di…
Cerpen : Aldrich dan Mimpinya Menjadi Wordsmith oleh Mochammad Aldy Maulana Adha
Pemuda miskin itu bercita-cita menjadi penempa kata-kata: penulis. Tepatnya Wordsmith. Cita-cita yang cukup ganjil di sebuah hamlet (desa yang lebih kecil dari village), yang hampir genap menjadi surga para tukang besi. Ferroshire…
Cerpen : Kutukan Cermin Buruk Rupa oleh Elizabeth Gabriela
Di kamar Mona ada sebuah cermin terkutuk yang selalu menampilkan keburukan orang yang becermin kepadanya, maka dari itu ia disebut Cermin Buruk Rupa. Ia bisa berbicara dan membaca pikiran orang yang becermin…
Cerpen : Dua Rumah Kayu oleh Dalih Sembiring
Ibu tidak sekali pun menatap bapak ketika kami meninggalkan rumah, apalagi berpamitan. Lelaki itu bergeming di kamar sejak bangun tidur dan melihat ibu sedang mengepak barang-barang. — DUA minggu setelah kejadian memalukan…
Cerpen : Mengunjungi Laut oleh Teuku Hendra Keumala
Pada dasarnya aku amat membenci laut, ungkap Tole membuka percakapan dengan Pawang Baka yang sedang menyulami jaring ikan robek miliknya pada suatu pagi di tepi laut saat pandemi mewabahi orang-orang di kotanya….
Cerpen : Persekongkolan Guru dan Murid oleh Sam Edy Yuswanto
Arya bimbang. Ia masih belum memutuskan, apakah langsung menerima tawaran Mirna, salah satu murid menulisnya, atau menolak mentah-mentah? Belum lama ini, Arya yang telah lama berprofesi sebagai pengarang, membuka kelas menulis online berbayar. Di…
Cerpen : Benalu
PADA suatu pagi di bulan Maret, setahun lalu, seseorang mengetuk pintu rumah kami. Saya menaruh buku yang tengah saya baca di meja dan mengintip dari balik gorden. Seorang lelaki berkopiah dengan tas…
Cerpen : Ismael Anak Baik oleh Kiki Sulistyo
Beberapa hari sebelum terserang tifus, Ismael pergi ke pantai untuk berburu kerang. Dia membawa satu kantung kecil terbuat dari kain tipis untuk menampung hasil buruannya. Sore hari ketika arus laut mulai deras…
Cerpen : Perjamuan Musim Panas oleh Bagus Dwi Hananto
Riksha yang dipesankan Jiro sudah sampai di muka gerbang restoran yang kusambangi bersamanya dan Wakamatsu di Aoishi–Yokocho. Malam sudah larut. Aku hanya menenggak tiga kali sake yang disuguhkan para geisha, berketetapan bahwa…