KOTA itu hanyalah kota kecil saja. Tak lebih dari 100 rumah ada di situ, dengan satu jalan utama di tengah-tengahnya. Tak ada bangunan besar yang menonjol, selain sebuah perpustakaan tua. Namun walau…
Cerpen : Arturo oleh
INI sebuah kisah biasa belaka tentang pertemuan dan perpisahanku dengan Arturo. Ia orang Belanda yang dilahirkan dengan nama depan yang terlalu Latin dan perawakan yang kurang Eropa. Matanya terlihat bengis dan rahangnya akan…
Cerpen : Suara 14 oleh Taufik Ikram Jamil
SAYA kira, Anda pun menerima pesan pendek pada telepon genggam itu, yang mengatakan bagaimana warga di sebuah negara merasa diserang oleh suara. Ya, tak sekedar diganggu suara, tapi diserang suara. Dengan demikian,…
Cerpen : Szerelam oleh Wihambuko Tiaswening Maharsi
KAMU bisa saja menyimpan kenangan, tapi kamu tak pernah bisa memiliki masa lalu kembali. Begitu kata pamanku suatu sore, ketika aku berpamitan pergi ke tanah lapang. Dia baru saja selesai mengisi bak…
Cerpen : Kumbang Jati oleh Romi Zarman
PERNAHKAH kau dengar kisah seekor kumbang yang terbang dari dalam sebongkah batu? Batu itu, kata Edy, hijau kristal. Selebar telapak tangan orang dewasa, beratnya kurang sedikit dari satu kilogram dan tebalnya tujuh sentimeter….
Cerpen : Tiga Cerita Ringkas oleh Sapardi Djoko Damono
ARAK-ARAKAN AKU mendapat tugas meliput upacara pengukuhan raja Kartasura yang baru saja ditetapkan oleh Dewan Wali Kerajaan setelah melewati proses penentuan yang bertele-tele sejak beberapa bulan sebelumnya. Pasalnya sederhana. Raja sepuh, yang wafat…
Cerpen : Cinta dan Sampah oleh David Albahari
KETIKA Magda berkata kepadaku bahwa hubungan kami telah berakhir, aku tidak berpikir tentang sampah. Dia berkata begitu dengan tiba-tiba, amat lancar, saat kami makan malam dan seharusnya merayakan ulang tahun kebersamaan kami yang…
Cerpen : Kisah Semprul Seputar Matahari oleh A. Muttaqin
SATU yang amat kubenci dari matahari adalah kegemarannya memberi teka-teki. Pagi tadi, ia tiba-tiba turun, menyaru sebagai lelaki tampan kemudian mencium bunga sepatu di depan rumahku. Terang saja bunga sepatu itu menjadi merah,…
Cerpen : Masalah Rumah Tangga oleh Dea Anugrah
“TAK ada yang mau memakai naskah keparat ini,” kata Nur Azis. Ia tidak berteriak dan suaranya keluar nyaris berbarengan dengan gulungan kertas yang ia pukulkan ke tepi meja. Yang sampai ke telinga Linda,…
Cerpen : Hari Eksekusi oleh Deddy Arsya
DUA orang prajurit membawa saya ke sebuah tiang panjang di tengah lapangan luas di dalam loji. Tangan dan kaki saya diikat rantai besi yang saling terhubung dengan gelang-gelang dari baja. Kepala saya sebentar…