Sebuah mobil SUV hitam berjalan lambat. Kacanya ditutup rapat-rapat. Pengemudi di dalamnya tak menghiraukan bocah yang mengikutinya dengan setengah berlari, dan tetap menginjak pedas gas mobilnya dengan pelan seraya menghindari lubang di…
Cerpen : Sepotong Waktu oleh Edy P Pandjaitan
AKU masih terhanyut dalam mimpiku. Sepenuhnya aku ingin memimpikanmu, paling tidak sampai waktu tertentu. Hanya malam untuk mimpi itu tak kunjung ada. Tengah bulan, tak biasa kuhabiskan separo malam dengan terbangun. Kumelamun…
Cerpen : Ramalan oleh Risen Dhawuh Abdullah
Kematian Mat Sumbing memang sudah diramalkan sebelumnya oleh Ali Sudiyono. Lelaki berusia tiga puluh lima tahun itu meramalkan, jika kematian Mat Sumbing terjadi akibat terseret arus sungai yang deras di musim hujan,…
Cerpen : Raibnya Abdul-Hakeem Irshad oleh Awi Chin
Sudan Hilangnya Abdul-Hakeem Irshad membuat si Lelaki Sudan menjadi tempat semua orang bertanya. Kapan terakhir kau bertemu Abdul-Hakeem Irshad? Tiga hari sebelum tanggal keberangkatannya ke Kanada. Apa ada yang aneh dari kali…
Cerpen : Gulai Ayam oleh TA Rahman
DULU ketika kakak perempuan ibuku (kami memanggil beliau Nyakku) masih hidup, setiap kali ada yang memasak gulai ayam di rumah, beliau pasti kesurupan dan meminta untuk diberi gulai ayam. Tidak hanya di…
Cerpen : Cemburu oleh Ricardo Marbun
AKHIR-AKHIR ini, tak pernah lagi teman-temanku datang menjengukku. Padahal dulu, ketika aku kenal dan akrab dengan mereka di fakultas teknik, kami berikrar perkawanan ini akan awet selamanya tak peduli akan kondisi apapun….
Cerpen : Cerita Pagi di Bawah Pohon Kersen oleh Ray Eurus
KAU mencodakkan kepala pada bibir pintu, lalu mengajakku beralih ke bangku di bawah pohon kersen. Hari ini cukup berawan dan kau ingin menikmati udara pagi tanpa harus memayungi kelopak mata dengan sebelah…
Cerpen : Tarian Kelelawar Biru oleh Risda Nur Widia
/1/ Tangisan Sebutir Peluru Semua orang di Rafah, wilayah sekitar Gaza, mengenal baik Abu Hasaant. Ia orang baik, tapi sering berpikiran tak masuk akal setelah putrinya, Ammal, terkena peluru nyasar seorang Tzahal…
Cerpen : Empat Puluh Hari Sebelum Mati oleh Dody Widianto
SEPERTI teorema seorang filsuf yang bisa diterima sebagai kebenaran, bapak pernah berujar, “Di dunia ini yang perlu kita siapkan adalah memikirkan bagaimana nanti kita akan dikenang oleh semua orang ketika kita sudah…
Cerpen : Penjual Bunga oleh Marwanto
TIAP liburan Naya selalu kangen nenek. Bukan neneknya sendiri. Sebab pada neneknya, ia biasa memanggil dengan sebutan eyang. Tapi, nenek ini adalah seorang perempuan tua penjual bunga yang tinggal sekampung dengan eyangnya….