Anda ingin menghapus ingatan dan kenangan? Langsung datang ke Jln. … No …. Biaya terjangkau. Proses cepat, tidak ribet. Dijamin 100% ingatan dan kenangan terhapus dari diri Anda. Buktikan sendiri sekarang!!! Itulah…
Kategori: KOMPAS ONLINE
Cerpen : Percakapan dengan Hantu oleh Marina Novianti
”Kau tak takut padaku?” ”Ha-ha-ha! Aku sendiri ditakuti semua. Orang-orang menjauhiku, mereka merasa terancam, agaknya. Berarti aku menakutkan. Jadi untuk apa aku takut padamu?” ”Aku ’kan hantu!” ”Aku malah bersyukur, ada yang…
Cerpen : Sangkan Paraning Dumadi oleh Dody Widianto
Sebenarnya dari awal kau sudah tahu jenis kelamin jabang bayi yang sekarang ada dalam rahimmu. Namun, kau masih saja takut berkata jujur. Beberapa waktu lalu kau mencoba memeriksa kandunganmu tanpa memberitahukan suamimu….
Cerpen : Cericit Tikus oleh Toni Lesmana
Di depan sebuah saung yang terletak di sudut pesawahan. Api unggun menyala. Seperti ingin membakar malam yang sepi. Ingin membakar lelancip angin, jerit jangkrik, kerongkongan kodok. Ingin membakar pucuk-pucuk kelapa, awan, dan…
Cerpen : Pacar Seorang Penyair oleh Mufti Wibowo
Dari apa kesunyian dicipta? Dengan kalimat singkat, namun puitik itu, ia merayuku. Aku menyerah dan takluk, bahkan sebelum dia memintanya. Sejak itu, statusku adalah pacar seorang penyair. Aku tahu, penyair adalah sejenis…
Cerpen : Genius oleh Arinda Sari
Eits, tunggu, tunggu! Di mana aku berada sekarang? Aku ini siapa? Eh ”apa” lebih tepatnya? Aku tidak mendapat jawaban apa pun atau dari siapa pun. Tidak ada yang bisa menginformasikan keberadaanku ini….
Cerpen : Naq Gomboh Selalu Menunjukkan Wajah Kesakitan oleh Arianto Adipurwanto
Naq Gomboh disebut mati bermimpi. Meski tak seorang pun dapat memastikan apakah ia bermimpi sebelum mengembuskan napas terakhirnya. Ketika Maq Boke, suaminya, terbangun pagi itu dan membangunkannya untuk meminta segelas kopi, Naq…
Cerpen : Cerita di Lampu Merah oleh Muhaimin El Lawi
Siang makin terik. Benang-benang matahari makin mencakar-cakar kepala. Di puncak tiang lampu perempatan itu masih menyala merah. Di bawah tiang besi, rongsokan kendaraan yang remuk menumpuk tinggi. Hilir-mudik kendaraan yang memotong ke…
Cerpen : Kemarau oleh Guntur Alam
Jarum jam menunjukkan pukul tiga dini hari, udara dingin menusuk tulang sumsum. Jari jemari Menot yang kurus terlihat gemetar saat mengancingkan baju Latas, putranya yang berusia sembilan tahun. Bocah laki-laki itu masih…
Cerpen : Lebaran Ketupat oleh Akhmad Sekhu
Seikat ketupat selalu disisakan Mbah Juki saat Lebaran tiba. Sengaja memang ia menyisakannya untuk Topik, cucu tercinta yang kini sudah lima hari Lebaran belum pulang-pulang. Kekecewaan begitu sangat mendalam pada diri lelaki…