Aku melirik jam tanganku, sudah pukul dua pagi. Akhirnya suasana yang kunantikan pada setiap harinya kini telah tiba. Ruas jalan lengang, tenang, dan hanya terdengar deru angin yang berembus pelan. Di halte…
Kategori: KOMPAS ONLINE
Cerpen : Bayang-bayang Mas Mono oleh Gesit Ariyanto
Tak terhitung lagi berapa kali kulewati jalan beraspal lurus sejauh mata memandang ini. Sejak truk dan bus antarkota antarprovinsi belum sebanyak sekarang, sejak pom bensin dan pusat oleh-oleh belum tegak berdiri di…
Cerpen : Lidah oleh Maralyn GN Munaiseche
Namaku Sarita. Aku dibantu beberapa tetangga, sedang sibuk memasak. Aku sesekali terkikik, terhibur canda. Besok, kami sekeluarga akan melaksanakan syukuran. Ibu Nuraini, mertuaku yang berusia 48 tahun, dinyatakan mengandung. Tiada yang menyangka…
Cerpen : Surat Dadong dari Surga oleh Syafrizal Maludin
Serombongan remaja perempuan berjalan menuju Balai Desa di sebuah dusun. Pembicaraan itu terhenti dan tertuju pada pertanyaan Gung Citra untuk Ani. Semuanya terdiam menunggu sebuah jawaban dari Ani. Seandainya Ani tidak bergabung…
Cerpen : Riwayat Tanah Poyang oleh Muhammad Syukry
Sewaktu kecil, aku sering diajak Datuk pergi memancing di sebuah sungai kecil tak jauh dari kampung kami, bernama Sungai Jering. Dari sanalah aku tahu bahwa saat sedang memancing, Datuk tak suka ada…
Cerpen : Hantaran Gulai Ayam oleh Puspa Seruni
Aku memandangi mangkuk melamin putih berukuran jumbo yang berisi potongan ayam disertai kuah santan kental berwarna kuning kemerahan dengan taburan bawang goreng di atasnya. Asap tipis yang menguar membawa aromanya menggelitik penciuman…
Cerpen : Kisah Sinta oleh Yulizar Lubay
Tanpa memberi tahu Darma, Sinta menghilang begitu saja. Dia pindah rumah ke kota yang dirahasiakannya. Darma tak bisa menghubungi Sinta. Perempuan itu telah mengganti nomor teleponnya. Lima bulan sebelumnya, Darma dan Sinta…
Cerpen : Kunang-kunang Mang Isa oleh Mingke Mala-Mala
Sudah lebih satu jam aku dan Margi duduk di rumpun melati ini. Rombongan nyamuk berdenging di dekat telinga kami. Krim pengusir nyamuk yang kami oleskan di kulit rupanya tak becus mengusir mereka…
Cerpen : Tulah oleh Philip Jehadom
Setelah enam jam menjejak jumbai-jumbai kumal purba di pojok pematang sawahnya, lelaki tua berusia enam puluh tahun itu pelan-plan melihat sekeliling. Ia akrab disapa Taruk. Taruk, lelaki tua berjanggut uban, yang setia…
Cerpen : Puding Roti Tawar oleh Ricardo Marbun
Aku tidak suka akan sikap Nyonya Viola! Menurutku sedikit berlebihan. Sikapnya kaku tak ubahnya getah karet di batang-batang pohon yang tergores. Seusaha apa pun, penuh kesulitan menarik getah dari batang pohon sebelum…