Pajenong sedang memakai deodoran di depan cermin, sambil mendengarkan pembawa berita di TV berbicara tentang terus bertambahnya kasus pemerkosaan di kota ini setahun belakangan. Tiba-tiba pistol Sarimin memuntahkan pelor ke belakang kepalanya….
Cerpen : Tujuh Hari Meninggalnya Nenek oleh Risen Dhawuh
Halaman belakang rumah telah menjelma dapur sejak tujuh hari yang lalu. Beberapa perempuan tetangga kami mengorbankan waktunya untuk rewang—membuat makanan untuk keperluan kenduri maupun hidangan untuk tamu yang sewaktu-waktu datang sekadar mengucapkan…
Cerpen : Gea dan Ranting Pohon Kemenyan oleh Tunggal Pawestr
Sudah jam setengah empat pagi. Lorong rumah sakit yang terletak di pinggiran kota Jakarta ini masih begitu sepi. Aku dan kekasihku duduk persis di depan kamar jenazah. Kami menunggu keajaiban. Aku sendiri…
Cerpen : Macan oleh Seno Gumira Ajidarma
Malam berhujan di hutan baik untuknya. Ini membuat manusia kurang waspada karena titik-titik hujan pada setiap daun menimbulkan suara di mana-mana di dalam hutan sehingga pendengaran mereka teralihkan. Apalagi jika manusia ini…
Cerpen : Seseorang yang Selalu Ingin Pergi oleh Yetti A.KA
Sebagaimana biasanya, ia tak melakukan persiapan apa-apa saat akan meninggalkan kehidupannya di sini, selain menelepon Hamir dan bilang, ini waktunya aku memilih sebuah tempat yang benar-benar kuinginkan. Hamir berkata, sebaiknya kau menyelesaikan…
Cerpen : Asap-asap Itu Telah Menghilang oleh Rizqi Turama
Lebih dari dua puluh tahun lalu, di tengah sesak napas karena gas air mata, Basau jeri melihat kepala temannya bocor dihantam pentungan oleh petugas. Sang teman sempat bingung karena ada sesuatu yang…
Cerpen : Suatu Malam, Sri Mengarang Cerita dari Dolly oleh Guntur Alam
Pikirannya langsung tertuju pada anak semata wayangnya, Wati. Juga emak, bapaknya yang kena katarak, dan kedua adiknya yang walau sudah besar tak bisa berbuat apa-apa karena lumpuh layu. Kena polio, kata orang-orang….
Cerpen : Mahar Kematian oleh Zainul Muttaqin
Laki-laki bertubuh kurus serupa batang lidi itu berjalan keluar, ke teras rumahnya, kemudian ia duduk pada sebuah kursi berwarna kusam. Sesekali terdengar suaranya merintih, rupanya rasa sakit di lehernya semakin menjadi-jadi ketika…
Cerpen : Pernahkah Kalian Menjelma Jadi Ikan? oleh Gus tf Sakai
Pernahkah kalian menjelma jadi ikan? Aku yakin, kalian akan menjawab, ”Tak pernah.” Andai ada yang menjawab, ”Pernah,” tentu akan segera menyambung, ”dalam mimpi.” Tetapi Bella, bocah perempuan delapan tahunan itu, sangat yakin…
Cerpen : Lukisan oleh Ketut Sugiartha
Tertegun ia di sisi tubuh laki-laki yang terbujur kaku di atas balai-balai ruangan itu. Sebuah bilik persegi panjang yang dindingnya disesaki pajangan lukisan beragam ukuran. Pada sebagian tepi plafon tampak noda kecoklatan…