Jantung Hati HARI ini saya mati. Jenazah saya dikebumikan beramai-ramai oleh teman-teman. Istri dan anak-anak saya menangis di tepi gundukan kuburan saya. Mereka lupa berdoa karena sedihnya. Ibunya mendekap ketiga anak saya…
Short Story: The squid who fell in love with the sun
O nce there was a squid who fell in love with the sun. He’d been a strange squid ever since he was born — one of his eyes pointed off in an…
Cerpen : Gadis Kecil Beralis Tebal Bermata Cemerlang oleh A. Mustofa Bisri
Sampai keretaku berangkat, wajah gadis kecil beralis tebal bermata cemerlang itu masih memandangiku. Anak siapa gerangan? Mengapa sendirian di stasiun? Bukan. Menilik pakaian dan sikapnya, dia pasti bukan gelandangan. Pakaiannya bersih, sikapnya…
Short Story: Life is a Coffee Bean
S he has been coming here every single day for as long as I can remember. Each time we would get excited at the prospect of getting our turn to please her. “Sumatra, please,” she would say once…
Cerpen : Peri Ayu Lembah Wilis oleh Bre Redana
”Bangun,” kata Peri Ayu. Ia perhatikan lelaki itu di tempat tidur. Tidurnya selalu begitu. Tampak nyenyak justru di pagi hari. Tangan bersedekap di dada. Kaki lurus. Seperti posisi orang mati. Dia tak…
Cerpen : Durian Ayah oleh Tim Harian Kompas
”Pohon ini bisa kau anggap adikmu,” ujar ayah sekitar sepuluh tahun lalu. Aku masih SMA waktu itu. Ayah memang suka begitu, mengatakan pohon-pohon tertentu sebagai kakak atau adik dari kami, anak-anaknya. Tolok…
Cerpen : Menjelang Bebas oleh Sori Siregar
Dengan debar jantung seorang penderita aritmia, Hendar terus menatap ke luar jendela dari lantai dua rumahnya. Cemas menghantuinya sejak sebulan lalu. Ia tidak pernah membayangkan bahwa hari tuanya setelah ia pensiun akan…
Cerpen : Kue Itu Memakan Ayahku oleh Guntur Alam
”Pelan-pelan, aku akan mati karena dimakan sebuah kue.” Itu ayah ucapkan padaku tepat satu minggu setelah ia diangkat menjadi juru potong kue di kantornya. Awalnya aku bingung, kok bisa ayah menjadi juru…
Short Story: Memories
M y father’s first love had been a woman who carried the ocean inside her. He had told us many tales of how she sang to the sea and held hands with…
Cerpen : Ziarah Terakhir Gus Dar oleh Triyanto Triwikromo
Setelah shalat tahajud, Gus Dar merasa mendapat pesan yang sudah lama ditunggu: kau akan mati pada saat berziarah di salah satu makam wali. Kiai 81 tahun itu gemetar. Bukan karena takut. Ia…