Sunyi wajah lelaki tua, lusuh, bersarung dan berpeci. Langkahnya pincang memasuki pelataran rumah Aryo. Lepas asar, dalam gerimis, wajah lelaki tua lusuh itu seperti susut. Menahan kegugupan. Dia menemukan pencariannya pada Aryo…
Cerpen : Membakar Api oleh Eka Kurniawan
Setelah yakin istrinya menghilang dari rumah sakit, tentu bersama bayi mereka yang baru lahir, Mirdad segera menelepon sang istri. ”Artika, di mana kamu? Bagaimana dengan bayi kita?” Suaranya lebih ditujukan untuk kotak…
Cerpen : Kucing Kiyoko oleh Rama Dira J
Pagi-pagi sekali, aku dikejutkan oleh kemunculan seekor kucing belang tiga di depan pintu flatku. Mulanya, ia mengeong-ngeong keras sambil mencakar-cakar pintu hingga membuatku berhenti menggosok gigi demi memastikan apakah benar seekor kucing…
Cerpen : Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian oleh Avianti Armand
Langit jadi merah. Seekor naga menukik, menyapu bintang-bintang dan matahari. Pucuk-pucuk sayapnya memercik bara. Api bertebaran. Angin berputing. Ketakutan disemprotkan ke udara seperti tinta gurita. Para satria berbaju zirah itu bergelimpangan. Jerit…
Cerpen : Blarak oleh Yanusa Nugroho
Aku terbangun karena daun jatuh. Dengan agak tergeragap, kusingkirkan daun kering itu dari wajahku. Kulihat wajah Mbah Tuhu cerah semringah memandangku. Hehehe… mari pulang, sudah sore…” ucapnya sambil beranjak dari tempat duduknya…
Cerpen : Eksekusi oleh Waluyo Basuki
Sudah tiga hari Boneng ditempatkan di ruang isolasi. Artinya, hukuman mati yang telah dijatuhkan kepadanya akan segera dilaksanakan setelah semua upaya hukum yang ditempuh tak membuahkan hasil. Hukuman mati memang layak dijatuhkan…
Cerpen : Cerita tentang Hujan oleh K Usman
Bila hujan turun dan sedang sendirian, aku terkenang kepada Anatolia. Gadis kecil berusia enam tahun itu adalah putri seorang perempuan muda berwajah cantik. Zaitun namanya. Mereka tinggal di rumah sewaan yang bagus,…
Cerpen : Anak Ikan oleh Fitra Yanti
Setiap kali menyurukkan kepala di dadanya, aku serasa disambar kilatan api? Heran. Ada gemuruh didih di situ. Seketika, aku mau saja jadi anak ikan yang berenang bebas ke dasar danau. Aku ingat,…
Cerpen : Langgam Urbana oleh Beni Setia
(Atawa Jakarta in Rap) Di Jakarta—ungkap lik War—jam ada di mana-mana. Di pagar rumah, di pintu halaman, di dinding di samping kiri atau kanan pintu masuk dekat bel, di dinding dan kursi-kursi…
Cerpen : Topeng Nalar oleh Fransisca Dewi Ria Utari
Sudah tiga hari Nalar demam. Biasanya demamnya cepat hilang begitu dikompres air atau keningnya ditempeli irisan bawang merah. Kemarin neneknya sudah membawa dia ke Mak Moyong—dukun anak. Kata si dukun kena sawan….