“Ompu Gabe?” sergap seorang anak muda pada sebuah petang yang basah. Belum sempurna angguk Ompu Gabe, anak muda itu sudah mengeluarkan sebilah perintah dan gumaman aneh, “…ke lapo tuak terdekat! Mmh, aku…
Cerpen : Parousia oleh Agus Noor
Pada malam Natal tahun 3026, aku terlahir kembali ke dunia ini sebagai seekor ular. Aku keluar dari cangkang kesunyianku. Mendesis pelan dan muncul lewat gorong-gorong. Kusaksikan cahaya terang kota yang gemerlapan. Tak…
Cerpen : Gerimis yang Sederhana oleh Eka Kurniawan
Kenapa pula aku tak mengajaknya bertemu di China Town, pikir Mei. Ia masih berada di belakang kemudi mobil yang disewanya dari Budget di sekitar bandara seharga 30 dollar sehari. Biasanya ia pergi…
Cerpen : Yulius oleh Arie MP Tamba
Sudah tiga tahun Yulius hidup menjadi bagian dari rumah kos yang posisinya berhadapan dengan sebuah terminal kecil. Pukul empat pagi terminal kecil itu mulai hidup dengan deru-deru mesin berbagai angkutan kota dan…
Cerpen : Hari Terakhir Mei Lan oleh Soeprijadi Tomodihardjo
Ketika aku belum benar-benar sadar dari kantuk yang luar biasa, tiba-tiba kulihat bayangan tubuh lelaki berdiri di atas meja. Dalam busana lengkap seperti terlihat di plakat-plakat, aku tak ragu dia adalah figur…
Cerpen : Nyanyian Klaras… oleh Yanusa Nugroho
Apa yang bisa kukatakan kepadamu tentang orang-orang ini. Atau lebih baik begini. Jika kau bermaksud mengukur, atau menakar, atau mengira-ira bagaimana watak mereka, kau mungkin akan kesulitan. Tak ada ukuran yang bisa…
Cerpen : Sepatu Tuhan oleh Ugoran Prasad
Seorang sersan muda sedang mencegah tersangka merebut tas kecil dari meja ketika Letnan Sardi masuk. Wibawa yang bergelantungan di pundak Sang Letnan menghentikan keriuhan kecil di ruang interogasi tanpa sedikit pun tenaga…
Cerpen : Kayon oleh Tjahjono Widijanto
Dari balik pepohonan dan hamparan belukar kijang kencana muncul seperti asap. Moncongnya sedikit lancip dengan dua bundaran mata bening sipit berputar-putar seperti mengajak berbicara. Tubuhnya emas dengan kaki-kaki ramping berloncatan mengitari Sinta…
Cerpen : Mercusuar oleh Sori Siregar
Debur ombak sama sekali tidak terdengar. Hanya suara desir air mencapai bibir pantai yang sayup-sayup sampai ke telinga. Laut ramah dan bersahabat. Pagi yang menyenangkan bagi banyak orang yang bermain-main dan mandi…
Cerpen : Si Lugu dan Si Malin Kundang oleh Hamsad Rangkuti
Sekuriti kompleks perumahan mewah menghambat masuk orang tua dengan beban sepikul hasil bumi. Pintu gerbang tidak dia buka. Orang tua itu mengatakan dia berjalan dari stasiun kereta api mencari kompleks perumahan itu….