Ia sudah mempersiapkan semuanya. Parang di tangan sudah diasah. Belati kecil sudah terselip di pinggang. Dan dari balik semak di tepi kebun karetnya, ia bersembunyi. Tanpa suara lelaki itu sudah berjam-jam menunggu….
Kategori: KOMPAS ONLINE
Cerpen : Menari Dalam Jerat Tali oleh Salehati
Tubuh itu menari mengikuti arah angin. Diiringi desau dedaunan ia bergerak. Pelan, pelan, begitu pelan. Guruh pecah di udara. Tariannya berhenti. Tubuh itu masih melayang, menggantung, tidak menapak tanah. Nyawanya lenyap. Ibuku…
Cerpen : Apartemen Itu Menelan Rembulan oleh Han Gagas
Hawa dingin langsung menggigit pori-pori kulit Mery ketika tangannya membuka daun jendela. Angin malam menghempas wajahnya yang menekuk sedih. Suaminya tidur dalam dengkur yang teratur. Anak-anak lelap di kamarnya masing-masing. Mery tak…
Cerpen : Kota Ini adalah Sumur oleh Mashdar Zainal
Bagaimana sebuah kota lahir adalah bagaimana sebuah desa tumbuh. Sebab, sejatinya, kota-kota adalah desa-desa yang telah menjadi dewasa. Di masa silam, kota ini hanya sebuah desa kecil dengan hiruk-pikuk kecil, dan sebelum…
Cerpen : Telur Tembakul Puaka oleh Joni Hendri
Kabar lewat dari angin membawa hal yang menakutkan, ia datang terlalu cepat bagai maut yang menghantui setiap kampung, kota, bahkan setiap negara. Ini perang dingin dari psikologi, menghantam perekonomian tanpa ampun. Orang-orang…
Cerpen : Mimpi Aneh Sebelum Demonstrasi oleh Khanafi
”Apakah kau mau pulang?” tanya sesosok dalam mimpinya membuka percakapan. Aku diam tak menjawab. Di TV terputar berita demonstrasi berselang-seling dengan informasi statistik korban penularan virus. Di luar nampak di luar jendela…
Cerpen : “Aku Ngenteni Tekamu…” oleh Martin Aleida
Jodoh tidak buta. Tak pernah membuat majal kelembutan hati Ratih Sukowati. Malah memperkaya jiwanya. Rama-Sinta, Ande-Ande Lumut, dan rupa-rupa cerita pembujuk tidur, yang diwariskan ibunya, menemukan kekuatan pada sebuah legenda Batak, yang…
Cerpen : Dilarang Menabur Bunga di Makam oleh Nur Sholikhah
Makam ini kian hari kian tampak menyeramkan saja. Daun-daun kering berserakan, rumput-rumput meranggas, tulisan-tulisan di batu nisan terkelupas. Suasana seram semakin terasa saat malam datang menjelang, lampu-lampu yang dulu berpendar di beberapa…
Cerpen : Soto Kerbau oleh Marta Mahardika
Setiap mudik ke rumah orangtua di Kudus dalam rangka liburan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh, aku selalu suka makan siang di warung soto kerbau Pak Di yang dibuka di dalam…
Cerpen : Mengantar Markus Pulang oleh Tjak S. Parlan
Markus duduk di lantai dan menyandarkan tubuhnya pada dinding kayu. Meski masih lunglai, tapi wajahnya terlihat lebih segar malam itu. Berjarak hanya sedepa di depannya, dua orang sikerei dengan jejeneng bergemerincing di tangannya mengalunkan nyanyian yang…