Mirella mungkin tak memiliki ibu, sebab ia muncul dari batu karang berebentuk tanduk rusa dalam sebuah akuarium raksasa di rumah Tuan Holder. Mirella menyembul begitu saja dari sela-sela batu karang, mirip anak…
Cerpen : Nusantara Abad 16 oleh Eko Darmoko
Saya harap kamu masih hidup ketika membaca surat ini. Supaya kelak saya bisa membunuhmu, Syahbandar Kalianak; lelaki paling jahanam di abad 16. Saya sengaja menulis surat ini dalam bahasa Melayu. Sebab saya…
Cerpen : Obrolan Para Baboe oleh Lia Laeli Muniroh.
Aku masih menyodokkan sapu ijuk ke bawah jemuran. Gagang sapu berwarna biru tua itu terus saja berulang kali mengambil daun-daun pohon randu yang jatuh beterbangan. Bukan dari pohon di halaman rumahku, melainkan…
Cerpen : Tuan Pengarang oleh Mochamad Bayu Ari Sasmita
Sebelumnya, lelaki itu sudah frustrasi dengan tulisan-tulisannya yang selalu ditolak oleh media. Bahkan, novelnya yang berjumlah seratus ribu kata pun ditolak mentah-mentah oleh sebuah penerbit. Dia memang seorang pengarang, begitulah pengakuannya; tapi…
Cerpen : Tanah Negara oleh Karisma Fahmi Y
ORANG-ORANG mengerumuni tubuh Marimin di sekitar rel. Pagi tadi, ia konon menerjang kereta jurusan Jakarta yang tengah melintas. Suara ambulans dan mobil patroli polisi menghalau warga yang menonton, berdesakan di pembatas tali…
Cerpen : Nirvana oleh Saras Dewi
Tahun 2521 adalah tahun yang melelahkan bagi Kinnari, ia menduduki jabatan baru di lembaga penelitian tersohor di Asia Terintegrasi, lalu juga karyanya tentang exoplanet Proxima B memenangkan beberapa penghargaan yang membuatnya semakin…
Cerpen : Kerikil Ajaib oleh Arafat Nur
Lantaran sangat geram, sehabis menerima telepon dari pacarnya, Marno yang lagi di jalan langsung menyepak sebongkah kerikil di depannya dengan sangat kuat. Tanpa terduga, kerikil di badan jalan itu melesat tajam menghantam…
Cerpen : Ambhin yang Sobek oleh Zamiliyah
”Sudah tambah besar.” Larasati menghentikan kegiatannya. Perasaannya terguncang. Butuh beberapa waktu untuk kembali menormalkan pompaan jantungnya yang beradu cepat. ”Iya.” Suara yang dipaksa keluar itu tenggelam oleh lenguhan Bintang Timur. Sais benar-benar…
Cerpen : Ia Lebih Tabah dari Hujan oleh Marwanto
Ia lebih tabah dari hujan yang turun di awal musim kemarau. Diseretnya langkah itu melewati pematang sawah. Meski terlihat lelah, ia akhirnya sampai juga. Ya, sampai di lahan yang menghampar memanjang. Lahan…
Cerpen : Dongeng Burung Hantu oleh Karisma Fahmi Y
Dira berhenti di taman burung. Rene segera menggandeng Dira menjauh dari tempat itu meski Dira ingin berfoto dengan merak berekor panjang yang bebas berjalan-jalan di taman itu. Napas Rene sesak melihat burung…